<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Thiar Thea &#187; Gossip</title>
	<atom:link href="http://thiarthea.com/tag/gossip/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://thiarthea.com</link>
	<description>temukan keajaiban lewat bisnis rumahan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 03:44:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Luna Maya vs Infotainment</title>
		<link>http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 15:35:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gossip]]></category>
		<category><![CDATA[Infotainment]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari terakhir ini acara TV dipenuhi dengan berita tentang kasus Luna Maya vs Infotainment. Membosankan. Tapi mau gimana lagi, pindah channel beritanya tetep sama. Terpaksa ikutan nonton. Lama-lama kok ya seru juga Apalagi pas bagian testimoni artis-artis lain yang berkesan ‘cari aman’ dengan pernyataan bahwa artis sangat bergantung pada ‘belas kasihan’ infotainment. Terlihat sekali betapa Infotainment punya kekuasaan demikian tinggi dalam mengatur kehidupan seorang artis. Sebenarnya seingat saya kasus perseteruan antara artis dengan wartawan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari terakhir ini acara TV dipenuhi dengan berita tentang kasus <strong>Luna Maya vs Infotainment</strong>. Membosankan. Tapi mau gimana lagi, pindah channel beritanya tetep sama. Terpaksa ikutan nonton. Lama-lama kok ya seru juga <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apalagi pas bagian testimoni artis-artis lain yang berkesan ‘cari aman’ dengan pernyataan bahwa artis sangat bergantung pada ‘belas kasihan’ infotainment. Terlihat sekali betapa Infotainment punya kekuasaan demikian tinggi dalam mengatur kehidupan seorang artis.</p>
<p>Sebenarnya seingat saya kasus perseteruan antara artis dengan wartawan gossip seperti ini sudah berkali-kali terjadi sejak jaman dahulu kala (waduh!). Bahkan kalau gak salah ada yang sempat sampai pukul-pukulan, merusak kamera milik wartawan atau minimal cuma teriak-teriak doank. Dan ujung-ujungnya selalu si artis yang harus terpaksa minta maaf gak perduli  siapa yang benar dan siapa yang salah.<br />
<span id="more-143"></span><br />
Bagaimana tidak? dalam dunia hiburan Infotainment adalah pemilik Monopoli berita yang sangat kuat. Dan karena kompaknya para wartawan gossip ini, jadi bisa dibilang ini sebuah model Monopoli Berjamaah yang sukses.</p>
<p>Infotainment mampu membentuk <em>Brand</em> seseorang, dan sebaliknya Infotainment juga mampu membunuh sebuah <em>Brand</em>. Hebat kan ?</p>
<p>Eits! tunggu dulu. Apa iya media infotainment masih segitu kuatnya ?</p>
<p>Di era <em>new wave marketing</em> sekarang ini terjadi pergeseran yang sangat signifikan.</p>
<p>Jika dulu artis yang berseteru dengan Infotainment tidak punya peluang untuk membela diri karena infotainment sudah menguasai seluruh Channel TV hingga pemirsa tidak mampu lagi membedakan mana berita benar dan mana berita bohong, sekarang tidak bisa begitu lagi.</p>
<p>Kembali ke kasus <strong>Luna Maya</strong>, kalau iseng liat di Google  justru rating Luna Maya malah naik. Bahkan di facebook sudah ada group yang membela Luna Maya dengan lebih dari 10.000 pendukung. Dan sepertinya angka itu akan terus bertambah. Menariknya, banyak juga para jurnalis yang justru berpihak pada Luna Maya. Nah Lo!</p>
<p>Walaupun kasus <strong>Luna Maya vs Infotainment</strong> ini belum selesai,  tapi ini merupakan bukti bahwa era satu arah yang biasa dilakukan infotainment sudah tidak sakti lagi.</p>
<p>Meski para pengusaha Infotainment ini ramai-ramai ikutan bikin website, tapi tetap saja mereka harus berhadapan dengan begitu banyaknya pesaing. Bukan hanya seratus dua ratus pesaing, tapi Infotainment harus berhadapan dengan jutaan member facebook, ribuan Bloggers dan ribuan milis. Setiap individu sudah bisa begitu bebas menyampaikan pendapat.</p>
<p>Artinya, para wartawan gossip sudah tidak bisa lagi cengeng dimana mereka begitu bebas meng-obrak-abrik kehidupan orang lain, tapi disaat si korban melawan langsung lari terbirit-birit sambil teriak-teriak dibalik jargon kebebasan pers.</p>
<p>Di era serba <em><strong>Connect</strong></em> sekarang ini untuk meruntuhkan <em>Brand</em> tidak segampang dulu lagi. Disaat sebuah opini publik dibangun dengan berita-berita penuh bumbu, seketika komunitas lain menandingi dengan opini yang berbeda.</p>
<p>Yang paling baik dilakukan adalah membangun <em>Brand </em>dengan jujur tanpa dibumbui sensasi. Karena disaat kebohongan terbuka, maka <em>Brand</em> ini akan hancur dengan sendirinya. Dan terbongkarnya kebohongan di era Online ini sangat cepat sekali terjadi.</p>
<p>Artis tidak perlu lagi takut dengan wartawan Gossip selama dia sungguh-sungguh berkarya dan terus membangun karakter positif hingga mampu menghasilkan komunitas yang kuat dan setia.</p>
<p>Infotainment tidak bisa lagi arogan dengan menganggap artis sangat bergantung pada mereka, karena sekarang tanpa merekapun jika memang artis ini punya karakter yang kuat dan punya komunitas yang setia maka artis tersebut akan tetap melaju ketingkat popularitas.</p>
<p>Yang terjadi adalah saling ketergantungan diantara artis dan infotainment. Jadi ketimbang saling arogan, saling berseteru, saling merasa penting, lebih baik berkolaborasi menghasilkan komoditi yang bisa diserap pasar.</p>
<p>Dan ujung-ujungnya kita sebagai pemirsa juga semakin nyaman karena tidak lagi dijejali dengan gossip-gossip murahan yang gak guna.</p>
<p>Saya bukan penggemar Luna Maya, dan saya juga bukan orang yang doyan nonton infotainment. Tapi belajar dari kasus Luna Maya, harus kita sadari bahwa saat ini untuk meningkatkan popularitas sebuah <em>Brand</em> gak perlu lagi mahal-mahal pake infotainment. Media Internet bisa menjadi alternatif yang sangat powerfull. Kalau kata Hermawan Kertajaya, <strong>Low Budget High Impact !</strong></p>
<p><a href="http://duniakotakajaib.com" target="_blank"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
karena selalu ada keajaiban setiap hari</p>
<p>?</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/" title="opini publik kasus luna maya dengan wartawan">opini publik kasus luna maya dengan wartawan</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/" title="kasus luna maya dan wartawan">kasus luna maya dan wartawan</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/" title="kasus luna maya dengan pers">kasus luna maya dengan pers</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/" title="kasus luna maya vs">kasus luna maya vs</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/" title="luna maya v infotainment">luna maya v infotainment</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/" title="opini publik mengenai kasus luna maya dengan wartawan">opini publik mengenai kasus luna maya dengan wartawan</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

