<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Thiar Thea &#187; better life</title>
	<atom:link href="http://thiarthea.com/tag/better-life/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://thiarthea.com</link>
	<description>temukan keajaiban lewat bisnis rumahan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 03:44:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>PHK ? Siapa Takut ?!</title>
		<link>http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 02:44:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[better life]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Beberara hari yang lalu saya didatangi seorang teman lama yang baru saja terkena PHK. Dengan wajah yang kusut persis cucian kotor dia menyampaikan keinginannya untuk bekerja di perusahaan saya. Sejenak saya pandangi wajah teman saya itu. Benar-benar bukan seperti dia yang saya kenal dulu. &#8220;Coy, bukannya lu itu marketing handal?&#8221; tanya saya dengan penuh penasaran melihat keputus asaan teman saya ini. &#8220;Marketing doank kaleeee. Kagak pake handal&#8230;&#8221;. Saya tertawa kecil mendengar jawabannya sekedar untuk mencairkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberara hari yang lalu saya didatangi seorang teman lama yang baru saja terkena PHK. Dengan wajah yang kusut persis <em>cucian kotor</em> dia menyampaikan keinginannya untuk bekerja di perusahaan saya.</p>
<p>Sejenak saya pandangi wajah teman saya itu. Benar-benar bukan seperti dia yang saya kenal dulu.</p>
<p>&#8220;Coy, bukannya lu itu marketing handal?&#8221; tanya saya dengan penuh penasaran melihat keputus asaan teman saya ini.</p>
<p><span id="more-59"></span>&#8220;Marketing doank kaleeee. Kagak pake handal&#8230;&#8221;. Saya tertawa kecil mendengar jawabannya sekedar untuk mencairkan suasana. Saya tahu, yang dia inginkan adalah pekerjaan. Bukan segudang wejangan. Kalo salah ngomong dia bisa tambah terpuruk nantinya.</p>
<p>&#8220;Klien lu ada berapa sih? nyampe gak 10 klien&#8221; tanya saya sambil menyeruput kopi hangat saya.</p>
<p>&#8220;Ada lah. Emang kenapa?&#8217;</p>
<p>&#8220;Biasanya lu deal transaksi berapaan sama mereka?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya, diatas 100 jutaan sih. Ngapain si lu nanya-nanya yang begituan. Ada kerjaan gak nih buat gue?&#8221; tuh kan, mulai sewot deh dia.</p>
<p>&#8220;Kalo misalnya lu masukin proposal untuk project kecil-kecilan ya sekitar 10 jutaan gitu, kira-kira bisa tembus gak?&#8221; tanya saya lebih hati-hati.</p>
<p>&#8220;Insya Allah bisa lah kalo cuman segitu sih. Asal projectnya jelas aja&#8221; naaah&#8230; matanya mulai ada cahayanya tuh.</p>
<p>Selanjutnya saya jelaskan, daripada dia bingung cari kerjaan, kenapa gak bangun bisnis Marketing Agency aja. Potensinya jelas ada. Yang harus dilakukan hanya mengumpulkan beberapa teman lagi supaya teamnya tambah solid. Sepanjang penjelasan saya tampak dia mulai terpengaruh walau terlihat sekali semangatnya sangat rendah.</p>
<p>&#8220;Iya sih, cuman kan musti ada projectnya boss. Minimal ada event lah yang buat dibiayai. Nah, gue gak ngerti soal event&#8221;</p>
<p>&#8220;Kalo soal Event mah lu serahin gue aja. <a href="http://istanakns.com" target="_blank"><strong>K&amp;S Production</strong></a> kan gudangnya event ha ha&#8230;&#8221; Dia mulai semangat. Selanjutnya kami berdiskusi event apa yang akan dia garap terlebih dahulu. tambah semangat lagi waktu saya bilang dia akan dapat 20% dari nilai sponsorship ha ha&#8230;</p>
<p>&#8230;</p>
<p>Kejadian diatas sedang ramai-ramainya saat ini. PHK menjadi Surat Putus Cinta yang menyakitkan. Layaknya orang Putus Cinta, langsung deh jadi murung, badan meriang, tak bersemangat. Padahal, seharusnya PHK bisa dijadikan langkah baru dalam menuju kesuksesan.</p>
<p>Dari hasil bincang-bincang dengan teman saya tadi, saya menarik kesimpulan ada beberapa TIPs yang bisa dipakai untuk keluar dari Trauma PHK. Apa Aja itu ? lanjut coooy&#8230;.</p>
<p><strong><a href="http://thiarthea.com/senyum-membawa-berkah">1. Be Positive</a></strong><br />
Umumnya saat menerima PHK kita cenderung marah pada perusahaan. Wajar sih, tapi jangan berlarut-larut. Perusahaan melakukan PHK pasti ada alasannya. Belajarlah menerima keadaan. Jangan menyalahkan keadaan. Apalagi terus-menerus menceritakan kebobrokan perusahaan (lewat facebook pula ha ha&#8230;). Percuma. Karena setiap kali kita menceritakan hal buruk, maka keburukan juga yang akan mendatangi kita. Tanpa sadar kita telah mengumpulkan Energi Negatif. Rugi toh&#8230;?</p>
<p>Yakinlah Allah tidak akan membiarkan ummatnya kepalaran !</p>
<p><strong>2. Ingat, Anda Masih Punya Gaji</strong><br />
Uang Pesangon sama saja dengan Gaji yang dibayar dimuka. Jika Uang Pesangon yang didapat adalah sebesar 3 Kali Gaji, artinya anda sudah digaji sampai 3 bulan mendatang. Pergunakan sebaik-baiknya seperti biasanya saat anda masih bekerja. Jika mau cari kerja lagi, berarti anda punya kesempatan selama 3 bulan untuk cari kerja. Kalau mau memulai Bisnis, anda punya kesempatan 3 bulan untuk mempersiapkannya. Berdasarkan pengalaman, untuk mencari kerja atau memulai bisnis, biasanya kita perlu waktu minimal 2 bulan. Jadi kalau pesangon anda lebih dari 2 bulan, Insya Allah aman. Kalau gak sampe ? ya berhemat lah supaya cukup untuk hidup 2 bulan.</p>
<p><strong>3. Manfaatkan Pesangon dengan Bijak</strong><br />
Mau Bisnis? Bagus Itu ! tapi ingat, seperti pada poin 2 diatas bahwa baik untuk cari kerja maupun untuk memulai bisnis diperlukan waktu paling tidak 2 bulan. Jadi, kalau mau menggunakan uang pesangon sebagai modal bisnis, jangan nekat-nekat amat. Pastikan dulu anda punya simpanan untuk biaya hidup selama 2 bulan. Nah, sisanya boleh deh dipakai untuk modal. Makin banyak dana cadangan anda, makin aman hidup anda.</p>
<p><strong><a href="http://thiarthea.com/6-langkah-merubah-hobby-jadi-rejeki">4. Be Yourself</a></strong><br />
Jangan silau dengan kesuksesan orang lain. Jangan mentang-mentang ada cerita bahwa Walt Disney sukses besar bisnis wahana bemain, lantas anda ikut-ikutan bikin wahana bermain juga. Atau gara-gara menyaksikan seorang motivator yang bisa sukses hanya dalam waktu singkat, lantas anda latah ikut-ikutan bikin bisnis training motifasi juga. Ya belom tentuuuuu&#8230;.</p>
<p>Mulailah menggali apa saja potensi dalam diri anda. Jangan-jangan anda seorang penyanyi dengan suara emas. Tapi selama ini cuma dilampiaskan di kamar mandi saja. Kenapa gak coba di salurkan di kamar rekaman ?</p>
<p><strong>5. Pilih Bisnis dengan Modal Terjangkau</strong><br />
Hati-hati, jangan belom-belom anda sudah terbelit hutang gara-gara nekat jalanin bisnis dengan modal besar. Banyak kok bisnis yang modalnya kecil. Salah satunya adalah <a href="http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online/">Bisnis Online</a>.</p>
<p>Tapi jangan buru-buru ikutan dulu. Pelajari dengan teliti. Apalagi banyak orang bilang Bisnis Online itu bohong. Kalau menurut saya? sama sekali tidak bohong tapi juga sama sekali tidak mudah.</p>
<p>Jika dijalankan dengan serius tidak menutup kemungkinan anda bisa dapat ratusan ribu per hari dari bisnis online ini.</p>
<p>Bagaimana dengan saya ? Jujur saja, saya tidak menjalankan bisnis online ini dengan serius. Tentu hasilnya juga tidak serius. Ya cukuplah untuk bayar Bensin dan Tol saya setiap hari. Saya jalankan bisnis ini hanya untuk sambilan saja. Terkadang hanya saya jalankan 1 &#8211; 2 hari saja per bulannya. Wong bisnis betulan saya kan di <a href="http://istanakns.com">K&amp;S Production</a> he he &#8230;</p>
<p>Artinya, gak serius aja bisa dapet duit. Apalagi serius. Ye gak cooy&#8230;.</p>
<p>Hanya itu tadi. Jangan buru-buru ikutan. Luangkan waktu anda 2 jam sehari selama seminggu untuk mempelajari berbagai produk bisnis online yang ada. Sekedar saran, coba-coba deh mampir di <a href="http://thiarthea.com/nongkrong-di-cafe-bisnis/"><strong>CafeBisnis</strong></a>. Insya Allah akan banyak masukan yang anda dapatkan disana.</p>
<p>Kalau pilihan anda sudah mantap, GO! GO! GO! FIGHT! FIGHT! FIGHT! WIN! WIN! WIN! ha ha&#8230; jadi inget masa lalu <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Begitulah teman-teman, 5 Tips dari saya.</p>
<p>Intinya, jangan pernah menyerah. PHK bukan akhir dari segalanya.</p>
<p>PHK ? SIAPA TAKUT ?</p>
<p><a href="http://thiarthea.com"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
<em>karena selalu ada keajaiban setiap hari</em></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/" title="bisnis setelah phk">bisnis setelah phk</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/" title="langkah-langkah setelah PHK">langkah-langkah setelah PHK</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/" title="usaha setelah phk">usaha setelah phk</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/" title="tips setelah di PHK">tips setelah di PHK</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/" title="sukses setelah phk">sukses setelah phk</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/" title="sukses setelah di PHK">sukses setelah di PHK</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/" title="saat di phk">saat di phk</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/" title="phk bukan akhir dari segalanya">phk bukan akhir dari segalanya</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/" title="kerja online outsourcing digaji dollar">kerja online outsourcing digaji dollar</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/" title="usaha setelah di phk">usaha setelah di phk</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Sukses Kutahu Yang Kumau</title>
		<link>http://thiarthea.com/rahasia-sukses-kutahu-yang-kumau/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/rahasia-sukses-kutahu-yang-kumau/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 03:15:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[better life]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Pernah suatu ketika saya mendapatkan kontrak untuk pengerjaan Video Profile dari sebuah perusahaan Alarm yang cukup besar. Supaya gak buta-buta amat dan terlihat agak lebih profesional (cieee&#8230;) saya mulai mempelajari profil dan produk-produk mereka melalui Brosur dan Web Site perusahaan mereka. Akhirnya sampailah pada waktunya saya diundang untuk berdiskusi mengenai project ini yang akan dihadiri langsung oleh President Director nya. Acara diskusi dimulai dengan obrolan ringan sekedar basa-basi. Alhamdulillah pengetahuan singkat yang saya dapat dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah suatu ketika saya mendapatkan kontrak untuk pengerjaan Video Profile dari sebuah perusahaan Alarm yang cukup besar. Supaya gak buta-buta amat dan terlihat agak lebih profesional (cieee&#8230;) saya mulai mempelajari profil dan produk-produk mereka melalui Brosur dan Web Site perusahaan mereka.</p>
<p><span id="more-54"></span></p>
<p>Akhirnya sampailah pada waktunya saya diundang untuk berdiskusi mengenai project ini yang akan dihadiri langsung oleh President Director nya.</p>
<p>Acara diskusi dimulai dengan obrolan ringan sekedar basa-basi. Alhamdulillah pengetahuan singkat yang saya dapat dari brosur dan website mereka cukup membuat pembicaraan ringan kami nyambung dan akrab.</p>
<p>Disela-sela obrolan, dengan santai saya mengajukan pertanyaan Standard : &#8220;Sebenarnya, Video Profile seperti apa sih yang Bapak inginkan &#8220;.</p>
<p>Sederhana ?. Tapi apa yang terjadi? Sang Boss besar tidak mampu menjawab pertanyaan tersebut. Dengan wajah yang terlihat agak bingung, si Boss hanya menjawab &#8220;Ya yang bagus&#8221;.</p>
<p>Untung saja pertanyaan ini saya ajukan disaat santai dan dalam suasana santai yang masih penuh ha ha hi hi. Coba kalau pertanyaan ini saya ajukan saat diskusi resmi. Jangan-jangan si Boss malah tersinggung. Dan project pun pasti melayang.</p>
<p>Buru-buru saya mencairkan suasana dengan menjawab &#8220;Iya donk pak, Insya Allah&#8230;&#8221; sambil tidak lupa cengengesan&#8230;</p>
<p>Kejadian seperti diatas tidak sekali dua kali saya alami. Banyak para klien yang tidak mampu menjelaskan keinginan mereka secara gamblang. Itulah sebabnya setiap ada project seperti ini selalu saja ada sesi research, wawancara dengan staff, dengan pelanggan dsb.. dsb&#8230; dsb&#8230; yang memakan waktu tidak sebentar. Baru dari sana kita bisa tahu apa sebenarnya yang diinginkan dan apa kendalanya.</p>
<p>Dan ternyata bukan hanya para klien, rata-rata kita memang sulit untuk menjelaskan apa yang kita inginkan.</p>
<p>Pertanyaan sederhana &#8220;Apa yang Kamu Mau?&#8221; sangat sulit dijawab bahkan oleh istri dan sahabat-sahabat saya.</p>
<p>Tapi coba kalau pertanyaannya dirubah menjadi : &#8220;Apa yang kamu tidak suka?&#8221; pasti jawabannya lancar&#8230; panjaaang&#8230; banyaaaak&#8230; ha ha</p>
<p>Memang begitulah rata-rata kita termasuk saya. Kita selalu tau apa yang tidak kita suka. Apa yang kita tidak mau. Apa yang kita benci.</p>
<p>Padahal bukankah rasa tidak suka, tidak ingin, benci ini adalah <a href="http://thiarthea.com/senyum-membawa-berkah">pikiran negatif?</a> pikiran yang akan menghambat semua <a href="http://thiarthea.com/hobby-bisa-jadi-rejeki">kreatifitas </a>kita ?</p>
<p>Padahal katanya kalau mau hidup ini indah, kita harus selalu <a href="http://thiarthea.com/senyum-membawa-berkah">berpikir positif</a>. Lah&#8230; gimana mau berpikir positif kalau yang ada dipikiran isinya cuma yang negatif nya doank?</p>
<p>Lantas gimana caranya supaya kita tahu apa yang kita mau ? ternyata gampang sekali. Dengan logika matematika sederhana pertanyaan ini bisa dijawab. Maksudnya adalah :</p>
<blockquote><p>Jika saya tahu apa yang <strong>saya tidak mau</strong>, maka seharusnya saya tahu apa yang <strong>saya mau</strong>.</p></blockquote>
<p>So, gimana donk. Ayo kita lakukan besama-sama. Ambil pulpen, ambil kertas, bikin dua kolom.</p>
<p>Kolom kiri, tulis semua daftar apa saja yang kita tidak mau.</p>
<p>Misalnya : Saya tidak mau miskin, saya tidak mau sakit, saya tidak mau masuk neraka, dst, dst, dst</p>
<p>Nah, kolom yang sebelah kanan, tulis semua lawan dari kolom kiri.</p>
<p>Misalnya:<br />
Saya tidak mau miskin. &gt;&lt; Saya mau kaya<br />
Saya tidak mau Sakit. &gt;&lt; Saya mau Sehat<br />
Saya tidak mau masuk neraka &gt;&lt; Saya mau masuk sorga</p>
<p>Nah, ketemu kan? sekarang yang harus kita lakukan adalah fokus pada apa yang kita mau. Niscaya yang selalu ada dipikiran kita adalah pikiran-pikiran positif</p>
<p>So, mau sukses ? Harus Tau Yang Kumau !</p>
<p>Semoga bermanfaat</p>
<p><a href="http://thiarthea.com"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
<em>karena selalu ada keajaiban setia hari</em></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://thiarthea.com/rahasia-sukses-kutahu-yang-kumau/" title="ku tau yang kumau">ku tau yang kumau</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/rahasia-sukses-kutahu-yang-kumau/" title="kutahu yang ku mau">kutahu yang ku mau</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/rahasia-sukses-kutahu-yang-kumau/" title="pertanyaan susah dijawab logika matematika">pertanyaan susah dijawab logika matematika</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/rahasia-sukses-kutahu-yang-kumau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senyum membawa berkah</title>
		<link>http://thiarthea.com/senyum-membawa-berkah/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/senyum-membawa-berkah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 02:32:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[better life]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah anda mengalami kejadian apes yang beruntun dalam sehari ? misalnya, baru bangun tidur ketika turun dari tempat tidur langsung kepeleset sampai jatuh. Ketika mau mandi air macet, saat mau sarapan kopi habis, berangkat ke kantor jalanan macet luar biasa, sampai di kantor dimarahin boss karena terlambat, telepon klien udah disamber orang lain, prospek lain mengundurkan diri, pas pulang ban mobil bocor, hujan lebat pula. Asli apes gak abis-abis. Pernah mengalami ? saya pernah ! [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah anda mengalami kejadian apes yang beruntun dalam sehari ? misalnya, baru bangun tidur ketika turun dari tempat tidur langsung kepeleset sampai jatuh. Ketika mau mandi air macet, saat mau sarapan kopi habis, berangkat ke kantor jalanan macet luar biasa, sampai di kantor dimarahin boss karena terlambat, telepon klien udah disamber orang lain, prospek lain mengundurkan diri, pas pulang ban mobil bocor, hujan lebat pula. Asli apes gak abis-abis.</p>
<p><span id="more-47"></span></p>
<p>Pernah mengalami ? saya pernah !<br />
Walaupun jalan ceritanya gak seapes contoh di atas. Tapi lumayan mirip dan menyebalkan.</p>
<p>Tapi sebaliknya, pernahkah anda mengalami kejadian yang luar biasa indahnya dimulai sejak bangun tidur. Dimana ketika itu anda terbangun karena putri anda yang baru berusia 4 tahun mencium pipi anda sambari membelai kepala anda.</p>
<p>Selesai mandi, sarapan sudah terhidang lengkap dengan kopi panas yang harum. Saat berangkat ke kantor anda berangkat dengan diiringi lambaian tangan istri dan putrid anda.</p>
<p>Dijalan, segalanya menjadi lancar. Bahkan Traffic Light pun seolah berpihak pada anda. Selalu berwarna Hijau !</p>
<p>Sesampai di kantor, Klien telepon menyatakan siap untuk tanda tangan kontrak, Sorenya Boss menyampaikan selamat dan memberi Bonus liburan gratis ke Singapore. Mantaaap !</p>
<p>Pernah mengalami ? saya juga pernah. Walau lagi-lagi jalan ceritanya gak gitu-gitu amat. Tapi soal Bangun tidur sampe Traffic Light nya beneran tuh, Kalo soal bonus mah nggak lah. Wong saya kerja sendiri, gak punya Boss <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apa yang bisa dipetik dari cerita diatas ?</p>
<p>Bahwa ternyata jalan hidup kita sangat dipengaruhi oleh kondisi pikiran kita.  Disaat pikiran kita peuh dengan hal-hal negatif, maka jalan hidup kita seharian itu penuh dengan kejadian negatif.</p>
<p>Sebaliknya saat kita memulai hidup dipagi hari dengan pikiran positif, maka hidup kitapun dipenuhi dengan kejadian-kejadian pistif. Sampai-sampai Traffic Light pun berpihak pada kita.</p>
<p>Saya ingat ada seorang ustadz yang menyampaikan bahwa dalam Al-Quran Allah pernah berkata bahwa : “Aku sesuai dengan persangkaan umat ku” (kira-kira begitulah kalimatnya …)</p>
<p>Jika buruk persangkaannya jadi buruklah dia. Jika Baik, maka akan baik jugalah hasilnya. Bukankah Ayat tersebut bercerita tentang besarnya pengaruh Pikiran terhadap kehidupan kita ?</p>
<p>Artinya, kalau mau hidup enak, harus berpikir positip. Sederhana sekali kan ?</p>
<p>Masalahnya gimana caranya bisa berpikir positip ? Jawabannya sederhana juga. Sesuai dengan cerita diatas, segalanya pasti dimulai saat bangun tidur.</p>
<p>Marilah kita memulai hari dengan berpikir positif. Saat membuka mata, jangan buru-buru bangun. Sisihkan waktu untuk mensyukuri nikmat yang telah dikaruniakan Allah pada kita. Gak usah jauh-jauh, bersyukur lah kita masih bisa bangun. Gimana kalau nyawa kita di cabut saat kita sedang tidur ? waaak…</p>
<p>Lantas, coba ingat-ingat kejadian indah kemarin dari pagi sampai saat kita mau tidur semalam. Cari yang indah-indahnya aja. Kalau susah, cari yang lucu-lucu nya. Mungkin kejadian dengan teman-teman kantor? atau tingkah putri kita yang masih kecil. Pokoknya yang lucu-lucu. Ingat-ingat sampai kita tersenyum.</p>
<p>Kalau sudah tersenyum, baru kita bangun dan memulai segala aktifitas. Insya Allah, seharian kita akan bertemu kejadian serba indah yang membuat kita terus tersenyum.</p>
<p>Jadi…</p>
<p>sudahkah anda bersyukur pagi ini ?</p>
<p>sudahkah anda tersenyum ?</p>
<p><a href="http://thiarthea.com"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
<em>Karena selalu ada keajaiban setiap hari</em></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://thiarthea.com/senyum-membawa-berkah/" title="allah sesuai dengan persangkaan umatnya">allah sesuai dengan persangkaan umatnya</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/senyum-membawa-berkah/" title="senyum membawa berkah">senyum membawa berkah</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/senyum-membawa-berkah/" title="senyuman membawa berkah">senyuman membawa berkah</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/senyum-membawa-berkah/" title="www senyum adalah membawah berkah com">www senyum adalah membawah berkah com</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/senyum-membawa-berkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

