<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Thiar Thea &#187; Strategi Bisnis</title>
	<atom:link href="http://thiarthea.com/category/motivasi-bisnis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://thiarthea.com</link>
	<description>temukan keajaiban lewat bisnis rumahan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 03:44:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Sedekah Gak Ikhlas ? Boleh Lageee !</title>
		<link>http://thiarthea.com/sedekah-gak-ikhlas-boleh-lageee/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/sedekah-gak-ikhlas-boleh-lageee/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Feb 2011 02:39:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[strategi bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=549</guid>
		<description><![CDATA[Mendengar kata sedekah, biasanya yang terbayang dibenak kita adalah pecahan uang seribu rupiah, lima ribu tupiah, paling top lima puluh ribu rupiah. Bener gak ? Jangan malu-malu mari kita ambil suara, nada dasar C dan teriakkan : Beneeeer&#8230; he he&#8230; Kenapa begitu? karena kita sudah terbiasa hidup dengan paradigma : &#8220;Biar sedikit yang penting ikhlas!&#8221;. Kalimat sakti yang selalu melindungi malasnya kita sedekah ini kembali saya dengar kemarin siang ketika seorang kerabat menyiapkan recehan untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mendengar kata sedekah, biasanya yang terbayang dibenak kita adalah pecahan uang seribu rupiah, lima ribu tupiah, paling top lima puluh ribu rupiah. Bener gak ? Jangan malu-malu mari kita ambil suara, nada dasar C dan teriakkan : Beneeeer&#8230; he he&#8230;</p>
<p>Kenapa begitu? karena kita sudah terbiasa hidup dengan paradigma : &#8220;Biar sedikit yang penting ikhlas!&#8221;. Kalimat sakti yang selalu melindungi malasnya kita sedekah ini kembali saya dengar kemarin siang ketika seorang kerabat menyiapkan recehan untuk mengisi amplop ang pao nya (he he Gong Xi Fa Chai dulu ah&#8230;)</p>
<p>Mendengar alasan kerabat ini saya hanya tersenyum. Saya jadi teringat dengan bincang-bincang saya dengan Bapak Riawan Amin (mantan CEO Bank Muamalat) ditemani oleh Ustadz Fajrie (direktur Muamalat Institute), Gunawan Paggaru (Sutradara) serta Embie C.Noer (Tokoh Budaya) dalam obrolan santai sambil menikmati martabak telor dan secangkir kopi di sore yang mendung setahun yang lalu. (cieee&#8230;).</p>
<p>Ketika itu Bapak Riawan Amin dan Ustadz Fajrie menyampaikan pentingnya Sedekah dan betapa Sedekah bisa menjadi solusi untuk mengatasi kemiskinan bangsa ini.</p>
<p>Saat itu saya berkomentar bahwa Sedekah adalah ibadah yang paling sulit dijalankan. &#8220;<em>Karena pake Syarat sih Pak. Kudu IKHLAS!</em>&#8221; kata saya. &#8220;<em>Padahal udah jelas sedekah banyak-banyak mah susah ikhlas nya. Nanti udah keluar duit, gak dapet pahala pula. Dobel ruginya</em>&#8221; sambung saya lagi sambil cengar-cengir.</p>
<p>Komentar saya disambut Gunawan Paggaru &#8220;<em>Bener pak. Kalo sedekah 5000 sih ikhlas. 10.000 juga ikhlas. Tapi begitu 100 ribu lumayan geterrr juga pak</em>&#8221; kami semua tertawa mendengarnya. Lalu dengan santai Pak Riawan Amin bertanya &#8220;<em>Yang bilang Sedekah Musti Ikhlas itu siapa ?</em>&#8221; Nah Lho ! saya, Gunawan dan Embie kontan saling pandang bingung kayak orang bego&#8230;</p>
<p>&#8220;<em>Lagian, siapa yang bisa mengukur keihkhlasan seseorang?</em>&#8221; sambung Pak Riawan Amin lagi. Dan&#8230; kuliah Sedekah pun dimulai he he&#8230;</p>
<p>Bergantian Pak Riawan Amin dan Ustadz Fajrie menyampaikan teori sedekah yang sungguh membuka kesadaran baru buat saya dan teman-teman yang hadir saat itu.</p>
<p>Dipikir-pikir bener juga. Yang menilai ikhlas gak ikhlas itu kan hak prerogatif Allah. Lagipula sedekah itu kan sama dengan menolong orang yang sedang membutuhkan. Artinya sedekah jelas merupakan perbuatan yang punya nilai kebaikan. Dan yang namanya kebaikan pasti ada pahalanya. Anggaplah saat bersedekah itu kita tidak ikhlas. Tapi kan sedekah yang kita berikan pasti tetap memberi manfaat bagi yang menerimanya. Kalaupun sedekahnya tidak mendapat pahala karena tidak ikhlas, kan masih ada cadangan amal ibadah karena sudah membantu orang yang membutuhkan. Itung-itungannya gini deh..</p>
<p>Misalnya kita cuma ikhlas memberi sedekah sebesar 10.000 perak. Padahal kemampuan kita sebenarnya bisa memberi sedekah 500.000 perak. Ya udah, kasih aja 500.000 perak. Yang 10.000 perak dapet pahala karena ikhlas, yang 490.000 perak sisanya dapet pahala karena memberi pertolongan yang bermanfaat. Tetep untung kan ? Hayaaa jadi itung-itungan gini yah he he&#8230;</p>
<p>Itung-itungan sama Allah ? Boleh kok. Kan Allah sendiri yang membuka peluang ummatnya untuk itung-itungan. Coba simak janji Allah berikut ini :</p>
<blockquote><p>“Barang siapa berbuat kebaikan, mendapat balasan  sepuluh kali lipat amalnya.<br />
Dan barang siapa berbuat kejahatan,  dibalas seimbang dengan kejahatannya<br />
(QS. 6 Al An’am : 160)</p></blockquote>
<p>Atau yang satu ini :</p>
<blockquote><p>Perumpamaan orang yang menginfaqkan hartanya di jalan ALLAH<br />
seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai,<br />
pada setiap tangkai ada seratus biji&#8230;”<br />
(QS. 2 Al-Baqarah : 261)</p></blockquote>
<p>Jelas kan, Allah sendiri sudah menjanjikan kepada ummatnya dengan format itung-itungan yang jelas. Jadi gak masalah kalau kita mau itung-itungan dengan Allah. Gak masalah juga kalau kita ber-pamrih kepada Allah. Yang jangan itu pamrih sama orang <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalimat &#8220;<strong>Biar sedikit yang penting ikhlas</strong>&#8221; ternyata sudah menjebak kita untuk menjadi ummat yang egois. Bahkan saat sedekahpun kita masih memikirkan diri sendiri. Biar sedikit, yang penting ikhlas dan kita dapat pahala. Hanya pahala untuk kita yang kita pikirkan, bukannya kepentingan orang yang kita beri sedekah. Padahal sedekah 500.000 perak jelas lebih bermanfaat bagi sipenerima ketimbang duit 10rebu ! Cuma gara-gara takut tidak dapat pahala kita malah batal menolong orang.</p>
<p>Padahal gak kurang-kurang Ustadz Yusuf Mansyur bercerita tentang dahsyatnya sedekah lengkap dengan testimoni jamaah nya yang sudah merasakan manfaat langsung dari sedekah.</p>
<p>Pak Riawan Amin sendiri menyampaikan salah satu rahasia sukses dirinya dalam menyelamatkan Bank Muamalat adalah Sedekah. Bagaimana Bank yang dulu nyaris bangkrut itu mampu bangkit bahkan mampu mencetak laba besar setahun kemudian. Jika biasanya orang membayar sedekah disaat sudah untung, Pak Riawan Amin justru &#8220;memaksa&#8221; Bank Muamalat untuk membayar zakat disaat rugi.</p>
<p>&#8220;<em>Allah menjanjikan minimal 10 kali lipat dari sedekah. Jadi kalau tahun depan mau untung, ya bayar sedekah 10% dari target!</em>&#8221; begitu yang beliau sampaikan ketika itu. Dan kenyataannya memang Muamalat berhasil bangkit.</p>
<p>Konsep ini menurut saya sangat menarik. Karena umumnya kita memang selalu menyisihkan sedikit keuntungan kita untuk sedekah. Kenapa tidak dibalik ? Jadikan sedekah sebagai setoran awal.</p>
<p>jadi, jangan tunggu punya duit baru sedekah. Justru sedekah supaya punya duit.<br />
Jangan tunggu kaya baru sedekah. Justru sedakah supaya kaya.</p>
<p>Saya tidak akan menyampaikan apa saja manfaat sedekah. karena saya yakin anda semua sudah tahu. Kan dari SD juga udah diajarin oleh guru agama kita disekolah.</p>
<p>Yang ingin saya sampaikan adalah, mari kita rubah kalimat &#8220;<strong>Biar sedikit yang penting ikhlas</strong>&#8221; menjadi &#8220;<strong>Biar Gak Ikhlas yang penting banyak !</strong>&#8221;</p>
<p>Sejenak saya bersyukur sudah hadir dalam obrolan ngopi sore itu. Obrolan yang menambah keyakinan saya pada janji-jani Sang Pemilik Kehidupan. Dari obrolan itu juga yang kemudian membuat saya tertarik membaca buku &#8220;<em>7 Keajaiban Rejeki</em>&#8221; karya Ipho Santosa dan buku &#8220;<em>Ternyata Sedekah nggak harus Ikhlas</em>&#8221; karya Marah Adil. Dan tentunya seabreg buku-buku Yusuf Mansyur.</p>
<p>Bukannya mau promosi karena saya juga toh tidak kenal secara pribadi dengan mereka. Tapi hanya sekedar berbagi bahwa buku-buku itu sangat indah untuk dibaca.</p>
<p>Jadi, mulai sekarang mari kita bersedekah dengan prinsip : &#8220;<strong>Biar Gak Ikhlas yang penting banyak!</strong>&#8221; .</p>
<p><em><a href="http://www.facebook.com/satuorangsatu" target="_blank">yuk Gabung di SatuOrangSatu</a></em></p>
<p><a href="http://thiarthea.com"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
<em>karena selalu ada keajaiban setiap hari</em></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://thiarthea.com/sedekah-gak-ikhlas-boleh-lageee/" title="sedekah">sedekah</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/sedekah-gak-ikhlas-boleh-lageee/" title="sedekah tidak harus ikhlas">sedekah tidak harus ikhlas</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/sedekah-gak-ikhlas-boleh-lageee/" title="sedekah ikhlas">sedekah ikhlas</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/sedekah-gak-ikhlas-boleh-lageee/" title="pentingnya sedekah">pentingnya sedekah</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/sedekah-gak-ikhlas-boleh-lageee/" title="www 7 keajaiban rejeki c">www 7 keajaiban rejeki c</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/sedekah-gak-ikhlas-boleh-lageee/" title="testimoni dahsyatnya sedekah">testimoni dahsyatnya sedekah</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/sedekah-gak-ikhlas-boleh-lageee/" title="marah adil sedekah gak harus ikhlas">marah adil sedekah gak harus ikhlas</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/sedekah-gak-ikhlas-boleh-lageee/" title="sedekah tidak ikhlas">sedekah tidak ikhlas</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/sedekah-gak-ikhlas-boleh-lageee/" title="syarat sedekah yg ikhlas">syarat sedekah yg ikhlas</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/sedekah-gak-ikhlas-boleh-lageee/" title="sedekah biar kaya">sedekah biar kaya</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/sedekah-gak-ikhlas-boleh-lageee/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis Online : Gossip atau Fakta</title>
		<link>http://thiarthea.com/bisnis-online-gossip-atau-fakta/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/bisnis-online-gossip-atau-fakta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 01:34:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis afiliasi]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[cara menjadi internet marketer]]></category>
		<category><![CDATA[kiat untuk sukses internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Semakin hari Bisnis Online semakin menarik untuk ditekuni. Namun saya masih melihat beberapa hal yang rasa-rasanya perlu diluruskan. Bagaimanapun peluang dari Bisnis Online yang bagus ini jangan sampai dicurigai sebagai bisnis tipu-tipu hanya gara-gara salah persepsi saja. Itu sebabnya saya merasa perlu untuk meluruskan beberapa hal yang saya anggap sudah berkembang menajdi persepsi yang salah kaprah. Berikut beberapa Persepsi yang seringkali muncul dan akhirnya bikin kecewa. 1. Gossip: Bisnis Online itu Gampang Faktanya : Semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semakin hari Bisnis Online semakin menarik untuk ditekuni.</p>
<p>Namun saya masih melihat beberapa hal yang rasa-rasanya perlu diluruskan.</p>
<p>Bagaimanapun peluang dari Bisnis Online yang bagus ini jangan sampai dicurigai sebagai bisnis tipu-tipu hanya gara-gara salah persepsi saja.</p>
<p>Itu sebabnya saya merasa perlu untuk meluruskan beberapa hal yang saya anggap sudah berkembang menajdi persepsi yang salah kaprah.</p>
<p>Berikut beberapa Persepsi yang seringkali muncul dan akhirnya bikin kecewa.</p>
<p><strong>1. Gossip: Bisnis Online itu Gampang</strong></p>
<p>Faktanya :<br />
Semua pekerjaan itu gampang,… <strong>kalau sudah tahu caranya</strong> <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Waktu kita kecil dulu, rasanya naik sepeda itu susahnya minta ampun. Waktu belajarpun sampai jatuh berkali-kali. Dengkul lecet udah pasti. Tapi setelah rutin berlatih, kita bahkan mampu mengendarai sepeda sambil lepas tangan.<br />
<span id="more-164"></span><br />
Begitu juga setelah dewasa. Belajar mengendarai mobil juga susah banget. Masuk gigi langsung lompat. Tapi setelah lancar, malah bisa nyetir sambil sms-an (hush, yang ini gak boleh ya).</p>
<p>Kesimpulannya, kunci untuk membuat semua menjadi gampang adalah, <strong>mau belajar dan rajin berlatih</strong>.</p>
<p>Jadi, Bisnis Online itu Gampang… Gossip atau Fakta?</p>
<p><strong>2. Gossipnya: Bisnis Online Cuma Butuh 2 Jam sehari</strong></p>
<p>Faktanya :<br />
Untuk bisa Sukses dalam menjalankan Bisnis Online banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan. Mulai dari membangun jaringan, mempromosikan produk, mengumpulkan backlink dan banyak lagi yang lainnya. Bahkan untuk model Bisnis yang paling sederhana sekalipun perlu waktu lebih dari 2 jam.</p>
<p>Mungkin saat  bisnis anda nanti sudah begitu kuatnya, maka anda tidak perlu lagi melakukan pekerjaan rutin karena sudah ada orang lain yang melakukannya. Tapi fitrah sebagai manusia, tentunya saat itu anda sudah melakukan terobosan lain lagi untuk memperbesar bisnis anda.</p>
<p>Ingat, Bisnis Online selayaknya Bisnis lainnya perlu dilakukan dengan ketekunan dan kerja keras. Bukan kerja santai 2 jam sehari.</p>
<p>Jadi, Bisnis Online cuma Butuh 2 jam sehari…. Gossip atau Fakta?</p>
<p><strong>3. Gossipnya: Bisnis Online itu Gratis</strong></p>
<p>Faktanya:<br />
Namanya aja Bisnis Online. Semua pekerjaan dilakukan secara Online. Lah, untuk bisa Online kan kudu mbayar!</p>
<p>Lebih tepatnya adalah Bisnis Online itu adalah Bisnis yang Low Budget High Impact.</p>
<p>Biaya yang dibutuhkan memang relatif lebih kecil ketimbang membuka usaha dibidang Offline. Yang kita perlukan adalah seperangkat komputer (PC atau Laptop) lengkap dengan sambungan Interntetnya. Kalau belum punya juga masih bisa nyewa di Warnet. Tapi pastinya biaya operasional akan jauh lebih murah jika sudah punya komputer sendiri.</p>
<p>Selanjutnya mungkin kita masih perlu biaya untuk membeli Domain dan menyewa Hosting. Ditambah lagi dengan biaya beberapa perangkat lainnya. Lumayan banyaklah biaya yang harus dikeluarkan.</p>
<p>Tapi jangan patah semangat dulu. Biaya yang dikeluarkan diluar perangkat komputernya hanya perlu beberapa ratus ribu saja. Itupun bisa dikeluarkan secara bertahap sesuai dengan kondisi bisnis anda.</p>
<p>Jadi, Bisnis Online itu Gratis…. Gossip atau Fakta?</p>
<p><strong>4. Gossipnya: Bisnis Online tidak perlu punya Website</strong></p>
<p>Faktanya:<br />
Memang banyak model Bisnis Online yang bisa dilakukan tanpa kita perlu punya website atau Blog sendiri. Tapi belajar dari pengalaman, tingkat efektifitas Bisnis kita akan lebih tinggi jika kita memiliki Blog sendiri. Bahkan para pakar Bisnis Online malah rata-rata memiliki lebih dari satu Blog untuk memperkuat Bisnis Onlinenya.</p>
<p>Saran saya, kalau mau terjun ke Bisnis Online ya jangan tanggung-tanggung. Mulailah dengan membangun Blog pribadi, dan kumpulkan jaringan sebanyak-banyaknya.</p>
<p>Jadi, Bisnis Online tidak perlu punya website…. Gossip atau Fakta?</p>
<p><strong>5. Gossipnya: Bisnis Online itu Otomatis, Uang datang sendiri</strong></p>
<p>Faktanya:<br />
Yang ini jelas Gossip!</p>
<p>Banyak iklan Bisnis Online yang menjanjikan Passive Income dimana uang akan datang sendiri secara otomatis.</p>
<p>Sekali lagi saya ingatkan, Bisnis Online bukanlah sebuah <a href="http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin">Formula Cepat Kaya</a> dengan cara duduk santai duit datang sendiri.</p>
<p>Bisnis Online harus dikerjakan dengan penuh ketekunan dan kerja keras.</p>
<p>Soal apakah anda bisa kaya dengan Bisnis Online, jawabnya Insya Allah bisa! Bisnis apapun bisa bikin orang jadi Kaya.</p>
<p>Bisnis Online tetap menarik sebagai salah satu peluang usaha yang menjanjikan dan Halal.</p>
<p>Jadi, Bisnis Online …. Gossip atau Fakta?</p>
<p><a href="http://duniakotakajaib.com" target="_blank"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
<em>karena selalu ada keajaiban setiap hari</em></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://thiarthea.com/bisnis-online-gossip-atau-fakta/" title="fakta bisnis online">fakta bisnis online</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/bisnis-online-gossip-atau-fakta/" title="fakta tentang bisnis online">fakta tentang bisnis online</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/bisnis-online-gossip-atau-fakta/" title="cara uang datang sendiri">cara uang datang sendiri</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/bisnis-online-gossip-atau-fakta/" title="gosip atau fakta bisnis">gosip atau fakta bisnis</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/bisnis-online-gossip-atau-fakta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cepat kaya lewat Internet? Gak Mungkin !</title>
		<link>http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 17:35:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis afiliasi]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[cara menjadi internet marketer]]></category>
		<category><![CDATA[kiat untuk sukses internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[strategi bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Waduh ! kok judulnya jadi pesimis gini ? nggaaak… bukan gitu maksudnya. Ini sekedar hasil ngobrol-ngobrol beberapa Bloggers dengan Pak Hermawan Kertajaya di markas MarkPlus Sabtu siang. Pasca suksesnya acara MarkPlus Conference 2010, Juragan Hermawan Kertajaya mengundang para Blogger dan media yang sudah ikutan meramaikan untuk sekedar kumpul-kumpul sambil makan siang. Berawal dari pertanyaan Hermawan tentang apa sebenarnya yang diinginkan para Blogger dengan ngeBlog?. Muncul beragam jawaban. Namun pada intinya sebagian besar Blogger menjawab bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waduh ! kok judulnya jadi pesimis gini ? nggaaak… bukan gitu maksudnya. Ini sekedar hasil ngobrol-ngobrol beberapa Bloggers dengan Pak Hermawan Kertajaya di markas MarkPlus Sabtu siang.</p>
<p>Pasca suksesnya acara MarkPlus Conference 2010, Juragan Hermawan Kertajaya mengundang para Blogger dan media yang sudah ikutan meramaikan untuk sekedar kumpul-kumpul sambil makan siang.</p>
<p>Berawal dari pertanyaan Hermawan tentang apa sebenarnya yang diinginkan para Blogger dengan ngeBlog?. Muncul beragam jawaban. Namun pada intinya sebagian besar Blogger menjawab bahwa Uang bukan menjadi tujuan utama. Tapi kalo dari ngeBlog terus dapet duit, ya Alhamdulillah…<br />
<span id="more-148"></span><br />
Dari sini pembicaraan jadi nyerempet tentang ramainya blog-blog yang menawarkan cara cepat jadi kaya dengan bisnis internet.</p>
<p>Hermawan Kertajaya dengan tegas menolak ide ini. Hal itu juga langsung di amini oleh Pitra salah seorang Blogger yang hadir. Dan pasti yang lain juga ikutan teriak amin.</p>
<p>Bagaimana dengan saya ? ya… ikutan amin juga donk. Lho ? padahal kan di beberapa postingan saya justru menganjurkan untuk cari duit lewat Internet. Lah, jadi gimana donk.</p>
<p>Yang saya ikut amini adalah bahwa kita tidak mungkin bisa kaya dengan cara cepat lewat bisnis online. Mana mungkin bisa kaya dengan cara yang sangat mudah dan sangat cepat. Kalau memang bisa, orang Indonesia udah kaya semua.</p>
<p>Saya juga sangat tidak setuju dengan iklan-iklan yang bertebaran di Internet dan menjanjikan untuk mendapatkan penghasilan puluhan juta hanya dalam waktu sebulan dan dengan jam kerja cukup 2 jam sehari. Hal ini perlu diluruskan.</p>
<p>Pada dasarnya Bisnis Internet atau lebih tepatnya disebut Internet Marketing sama saja dengan marketing di dunia nyata. Bedanya dalam Internet Marketing media yang dipergunakan adalah media Internet.</p>
<p>Untuk bisa menjadi seorang Internet Marketing, tentunya harus ada produk yang bisa dijual. Dan supaya produknya laku dan tidak ditinggalkan pembeli, tentunya produk tersebut harus benar-benar bagus dan bermanfaat.</p>
<p>Jika produknya adalah sebuah eBook yang menjanjikan pembacanya bisa jadi kaya dalam waktu singkat, tapi setelah dipelajari ternyata sudah 3 bulan belom juga jadi milyuner, dijamin Marketernya bakal di maki-maki lewat Twitter <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bagi saya, Internet Marketing adalah salah satu solusi dan peluang untuk mendapatkan penghasilan secara halal dengan biaya yang relatif jauh lebih murah ketimbang dagang di dunia nyata. Low Budget High Impact.</p>
<p>Namun yang namanya sukses tidak akan tercapai tanpa kerja keras, disiplin, inovasi dan kreatifitas yang tidak putus-putus. Plus do’a tentunya.</p>
<p>Jadi kalau ditanya : Mungkinkah kita jadi kaya raya hanya dengan berbisnis online ?</p>
<p>Jawabnya : BISA ! tapi tetap perlu waktu, tenaga, kerja keras, disiplin tinggi, dan sedikit biaya. Minimal buat bayar Internet dan secangkir kopi he he…</p>
<p>Lantas bagaimana peluang Internet Marketing di tahun 2010? kalau menurut Boss MarkPlus sih peluangnya menjadi sangat terbuka lebar. Justru media Internet yang Low Budget High Impact ini akan lebih dilirik ketimbang media-media offline.</p>
<p>Tapi untuk bisa sukses, tetap ada proses yang harus dilalui. Kreatifitas tinggi sangat diperlukan.</p>
<p>Dari obrolan ringan makan siang ini, banyak sekali contoh kasus keberhasilan yang dicapai melalui ide-ide kreatif.</p>
<p>Well, bagaimanapun dunia marketing tetaplah dunia kreatifitas yang menuntut para pelakunya untuk terus melahirkan ide-ide segar dan inovatif setiap saat.</p>
<p>Akhir kata, terima kasih buat Pak Hermawan Kertajaya atas jamuan makan siangnya yang sarat dengan ilmu ini.</p>
<p>Sering-sering pak ngundang saya makan siang. Kalau perlu kapan-kapan makan malam juga ya.</p>
<p><a href="http://duniakotakajaib.com" target="_blank"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
karena selalu ada keajaiban setiap hari</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin/" title="cepat kaya">cepat kaya</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin/" title="kaya lewat internet">kaya lewat internet</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin/" title="cara cepat kaya lewat internet">cara cepat kaya lewat internet</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin/" title="cepat kaya lewat internet">cepat kaya lewat internet</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin/" title="menjadi kaya lewat internet">menjadi kaya lewat internet</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin/" title="cepat kaya dari internet">cepat kaya dari internet</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin/" title="kaya via internet">kaya via internet</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin/" title="cara cepat bisnis melalui internet">cara cepat bisnis melalui internet</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin/" title="kaya lewat bisnis">kaya lewat bisnis</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin/" title="internet rumahan cepat">internet rumahan cepat</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Luna Maya vs Infotainment</title>
		<link>http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 15:35:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gossip]]></category>
		<category><![CDATA[Infotainment]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari terakhir ini acara TV dipenuhi dengan berita tentang kasus Luna Maya vs Infotainment. Membosankan. Tapi mau gimana lagi, pindah channel beritanya tetep sama. Terpaksa ikutan nonton. Lama-lama kok ya seru juga Apalagi pas bagian testimoni artis-artis lain yang berkesan ‘cari aman’ dengan pernyataan bahwa artis sangat bergantung pada ‘belas kasihan’ infotainment. Terlihat sekali betapa Infotainment punya kekuasaan demikian tinggi dalam mengatur kehidupan seorang artis. Sebenarnya seingat saya kasus perseteruan antara artis dengan wartawan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari terakhir ini acara TV dipenuhi dengan berita tentang kasus <strong>Luna Maya vs Infotainment</strong>. Membosankan. Tapi mau gimana lagi, pindah channel beritanya tetep sama. Terpaksa ikutan nonton. Lama-lama kok ya seru juga <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apalagi pas bagian testimoni artis-artis lain yang berkesan ‘cari aman’ dengan pernyataan bahwa artis sangat bergantung pada ‘belas kasihan’ infotainment. Terlihat sekali betapa Infotainment punya kekuasaan demikian tinggi dalam mengatur kehidupan seorang artis.</p>
<p>Sebenarnya seingat saya kasus perseteruan antara artis dengan wartawan gossip seperti ini sudah berkali-kali terjadi sejak jaman dahulu kala (waduh!). Bahkan kalau gak salah ada yang sempat sampai pukul-pukulan, merusak kamera milik wartawan atau minimal cuma teriak-teriak doank. Dan ujung-ujungnya selalu si artis yang harus terpaksa minta maaf gak perduli  siapa yang benar dan siapa yang salah.<br />
<span id="more-143"></span><br />
Bagaimana tidak? dalam dunia hiburan Infotainment adalah pemilik Monopoli berita yang sangat kuat. Dan karena kompaknya para wartawan gossip ini, jadi bisa dibilang ini sebuah model Monopoli Berjamaah yang sukses.</p>
<p>Infotainment mampu membentuk <em>Brand</em> seseorang, dan sebaliknya Infotainment juga mampu membunuh sebuah <em>Brand</em>. Hebat kan ?</p>
<p>Eits! tunggu dulu. Apa iya media infotainment masih segitu kuatnya ?</p>
<p>Di era <em>new wave marketing</em> sekarang ini terjadi pergeseran yang sangat signifikan.</p>
<p>Jika dulu artis yang berseteru dengan Infotainment tidak punya peluang untuk membela diri karena infotainment sudah menguasai seluruh Channel TV hingga pemirsa tidak mampu lagi membedakan mana berita benar dan mana berita bohong, sekarang tidak bisa begitu lagi.</p>
<p>Kembali ke kasus <strong>Luna Maya</strong>, kalau iseng liat di Google  justru rating Luna Maya malah naik. Bahkan di facebook sudah ada group yang membela Luna Maya dengan lebih dari 10.000 pendukung. Dan sepertinya angka itu akan terus bertambah. Menariknya, banyak juga para jurnalis yang justru berpihak pada Luna Maya. Nah Lo!</p>
<p>Walaupun kasus <strong>Luna Maya vs Infotainment</strong> ini belum selesai,  tapi ini merupakan bukti bahwa era satu arah yang biasa dilakukan infotainment sudah tidak sakti lagi.</p>
<p>Meski para pengusaha Infotainment ini ramai-ramai ikutan bikin website, tapi tetap saja mereka harus berhadapan dengan begitu banyaknya pesaing. Bukan hanya seratus dua ratus pesaing, tapi Infotainment harus berhadapan dengan jutaan member facebook, ribuan Bloggers dan ribuan milis. Setiap individu sudah bisa begitu bebas menyampaikan pendapat.</p>
<p>Artinya, para wartawan gossip sudah tidak bisa lagi cengeng dimana mereka begitu bebas meng-obrak-abrik kehidupan orang lain, tapi disaat si korban melawan langsung lari terbirit-birit sambil teriak-teriak dibalik jargon kebebasan pers.</p>
<p>Di era serba <em><strong>Connect</strong></em> sekarang ini untuk meruntuhkan <em>Brand</em> tidak segampang dulu lagi. Disaat sebuah opini publik dibangun dengan berita-berita penuh bumbu, seketika komunitas lain menandingi dengan opini yang berbeda.</p>
<p>Yang paling baik dilakukan adalah membangun <em>Brand </em>dengan jujur tanpa dibumbui sensasi. Karena disaat kebohongan terbuka, maka <em>Brand</em> ini akan hancur dengan sendirinya. Dan terbongkarnya kebohongan di era Online ini sangat cepat sekali terjadi.</p>
<p>Artis tidak perlu lagi takut dengan wartawan Gossip selama dia sungguh-sungguh berkarya dan terus membangun karakter positif hingga mampu menghasilkan komunitas yang kuat dan setia.</p>
<p>Infotainment tidak bisa lagi arogan dengan menganggap artis sangat bergantung pada mereka, karena sekarang tanpa merekapun jika memang artis ini punya karakter yang kuat dan punya komunitas yang setia maka artis tersebut akan tetap melaju ketingkat popularitas.</p>
<p>Yang terjadi adalah saling ketergantungan diantara artis dan infotainment. Jadi ketimbang saling arogan, saling berseteru, saling merasa penting, lebih baik berkolaborasi menghasilkan komoditi yang bisa diserap pasar.</p>
<p>Dan ujung-ujungnya kita sebagai pemirsa juga semakin nyaman karena tidak lagi dijejali dengan gossip-gossip murahan yang gak guna.</p>
<p>Saya bukan penggemar Luna Maya, dan saya juga bukan orang yang doyan nonton infotainment. Tapi belajar dari kasus Luna Maya, harus kita sadari bahwa saat ini untuk meningkatkan popularitas sebuah <em>Brand</em> gak perlu lagi mahal-mahal pake infotainment. Media Internet bisa menjadi alternatif yang sangat powerfull. Kalau kata Hermawan Kertajaya, <strong>Low Budget High Impact !</strong></p>
<p><a href="http://duniakotakajaib.com" target="_blank"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
karena selalu ada keajaiban setiap hari</p>
<p>?</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/" title="opini publik kasus luna maya dengan wartawan">opini publik kasus luna maya dengan wartawan</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/" title="kasus luna maya dan wartawan">kasus luna maya dan wartawan</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/" title="kasus luna maya dengan pers">kasus luna maya dengan pers</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/" title="kasus luna maya vs">kasus luna maya vs</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/" title="luna maya v infotainment">luna maya v infotainment</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/" title="opini publik mengenai kasus luna maya dengan wartawan">opini publik mengenai kasus luna maya dengan wartawan</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/luna-maya-vs-infotainment/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>New Wave Marketing = Spiritual Marketing</title>
		<link>http://thiarthea.com/spiritualmark/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/spiritualmark/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 01:12:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bloggers @ MarkPlus Conference 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Sekelumit oleh-oleh dari MarkPlus Conference 2010 Krisis besar yang melanda dunia ekonomi pada tahun 2008-2009 sesungguhnya merupakan bentuk lain dari keruntuhan era kapitalisme.  Hal ini diperkuat oleh Jeffrey Immelt CEO ari General Electric (GE) yang mengatakan bahwa badai krisis yang dilalui telah menyadarkan perusahaan bahwa praktek bisnis secara fundamental harus di format ulang. Bahwa praktek-praktek yang berlandaskan nilai-nilai dan prinsip yang lebih etis sangat penting untuk dikemukakan dalam menyambut kedatangan “New World Economic Order” mendatang. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Sekelumit oleh-oleh dari MarkPlus Conference 2010</strong></em></p>
<p>Krisis besar yang melanda dunia ekonomi pada tahun 2008-2009 sesungguhnya merupakan bentuk lain dari keruntuhan era kapitalisme.  Hal ini diperkuat oleh <em>Jeffrey Immelt</em> CEO ari General Electric (GE) yang mengatakan bahwa badai krisis yang dilalui telah menyadarkan perusahaan bahwa praktek bisnis secara fundamental harus di format ulang.</p>
<p>Bahwa praktek-praktek yang berlandaskan nilai-nilai dan prinsip yang lebih etis sangat penting untuk dikemukakan dalam menyambut kedatangan “<em>New World Economic Order</em>” mendatang.</p>
<p>Dalam gelombang krisis 2008-2009 dimana dunia bisnis sangat penuh dengan etika bisnis yang compang-camping, sangat terasa bahwa <strong>kejujuran</strong> merupakan “resources” yang semakin langka bagi perusahaan. Godaan untuk melakukan bisnis secara tidak jujur sedemikian kuat hingga tak banyak perusahaan yang mampu melakukannya.</p>
<p><span id="more-133"></span><br />
Apa artinya? artinya bahwa sebenarnya nilai kejujuran yang mulai langka itu sangat bisa untuk di leverage menjadi sebuah komponen penting agar unggul dalam persaingan. Bukankah secara teori ekonomi bahwa jika ada perusahaan yang mampu melakukan sesuatu yang sulit dilakukan oleh perusahaan lain, maka ia akan memiliki daya saing yang kuat? Tidak hanya kuat. Tapi Sustainable dalam jangka panjang.</p>
<p>Dalam paparannya Hermawan Kertajaya menyampaikan bahwa dalam tahun mendatang sangat penting bagi perusahaan membongkar ulang visi misi perusahaannya dan menambahkan satu lagi komponen yaitu : NILAI SPIRITUAL.</p>
<p>Mengapa? karena untuk meraih pelanggan di tahun mendatang tidak cukup lagi hanya dengan menyentuh kebutuhan fisik mereka. Tapi juga harus menyentuh MIND, HEART, dan SPIRIT. Hal ini untuk lebih mendekatkan  produk dengan pelanggannya.</p>
<p>Jika suatu produk mampu menyentuh pikiran (mind) kemudian disukai secara emosional, maka pelanggan ini bukan hanya setia membeli, tapi juga akan menjadi agen yang merekomendasikan produk ini pada orang lain. Kekuatan ini akan lebih bertambah saat nilai spititual yang ditawarkan oleh sebuah produk akhirnya berubah menjadi fanatisme akan produk.</p>
<p>Diawali dengan <strong>Visi-Misi</strong> yang jelas, kemudian <strong>membangun karakter </strong>produk yang sarat dengan nilai (<em>value based</em>) dilanjutkan dengan terus menerus mendengarkan keinginan pelanggan sebagai perangkat <strong>self-controlling</strong> yang ditindak lanjuti dengan perbaikan secara terus menerus serta didukung dengan fasilitas social network yang semakin popular sebagai perangkat <strong>strategic collaboration</strong> tentunya akan menghasilkan sebuah gelombang fanatisme akan produk itu sendiri.</p>
<p>Kalau sudah begitu, perusahaan tinggal melakukan <strong>Total Action </strong>dalam setiap langkah bisnisnya dan menjadi raja di era new economic mendatang.</p>
<p>Sebenarnya hal ini sama sekali bukan barang baru. Beberapa tahun lalu ide perusahaan berbasis spiritual telah santer didengungkan lewat berbagai buku seperti <em>Mega Trend 2000</em>, <em>Corporate Mystic, Good To Great</em>. Di Indonesia sendiri sempat beredar buku Best Seller: <strong>ESQ</strong> yang diikuti dengan rangkaian training fenomenalnya juga sangat gencar mendengungkan ide Spiritual era ini.</p>
<p>Namun entah mengapa tahun 2008/2009 justru banyak perusahaan yang meninggalkan nilai-nilai spiritual dan mengedepankan praktek-praktek kapitalisme. Bahkan perusahaan yang semula sudah berbasis nilai-nilai spiritualpun turut bergeser menjadi &#8220;agak&#8221; kapitalis. Tak pelak gelombang <a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut">PHK</a> pun kembali melanda.</p>
<p>Dalam MarkPlus Conference 2010 ini kembali Hermawan Kertajaya mengajak para pelaku bisnis Indonesia untuk melakukan pergeseran mendasar dalam pola bisnis terutama Marketingnya.</p>
<p>Perusahaan harus bertransformasi dari <em>Intelektual (marketing 1.0) </em>menuju <em>emosional (marketing 2.0) </em>dan akhirnya  ke <em>human spirit (marketing 3.0)</em>.</p>
<p>Dikatakannya bahwa sehebat apapun strategi bisnis yang dijalankan, secanggih apapun perangkat yang dimiliki, semuanya tidak akan ada gunanya kalau tidak dilandasi nilai-nilai spiritualitas yang kokoh.</p>
<p>Jadi ternyata Marketing 3.0 = Spiritual Marketing</p>
<p><a href="http://thiarthea.com"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
<em>karena selalu ada keajaiban setiap hari</em></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://thiarthea.com/spiritualmark/" title="spiritual marketing">spiritual marketing</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/spiritualmark/" title="teori marketing 1 0">teori marketing 1 0</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/spiritualmark/" title="spiritual marketing indonesia">spiritual marketing indonesia</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/spiritualmark/" title="teori new vawe marketing">teori new vawe marketing</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/spiritualmark/" title="teori tentang new wave marketing : marketing 1 0">teori tentang new wave marketing : marketing 1 0</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/spiritualmark/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Michael Jackson ramaikan MarkPlus Conference 2010</title>
		<link>http://thiarthea.com/michael-jackson-ramaikan-markplus-conference-2010/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/michael-jackson-ramaikan-markplus-conference-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 16:19:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bloggers @ MarkPlus Conference 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Ditengah acara pembacaan para legenda Marketing oleh Hermawan Kertajaya, tiba-tiba lampu dipadamkan. Lalu terdengar Intro lagu mulai dimainkan. Dan muncul lah… Adam Jackson! Adam Jackson tampil dalam acara pemberian anugrah kepada Michael Jackson sebagai legenda Marketing yang telah tiada. Tahun ini MarkPlus memberikan penghargaan dan penghormatan kepada 4 orang legenda Marketing yang berpulang ke Rahmatullah di tahun 2009. Mereka adalah : Timothy McKay (Holchim) yang tewas saat tragedy Bom JW Mariot, Angky Camaro (Otomotif), Mbah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ditengah acara pembacaan para legenda Marketing oleh Hermawan Kertajaya, tiba-tiba lampu dipadamkan. Lalu terdengar Intro lagu mulai dimainkan. Dan muncul lah… Adam Jackson!</p>
<p>Adam Jackson tampil dalam acara pemberian anugrah kepada Michael Jackson sebagai legenda Marketing yang telah tiada.</p>
<p>Tahun ini MarkPlus memberikan penghargaan dan penghormatan kepada 4 orang legenda Marketing yang berpulang ke Rahmatullah di tahun 2009. Mereka adalah : Timothy McKay (Holchim) yang tewas saat tragedy Bom JW Mariot, Angky Camaro (Otomotif), Mbah Surip (Artis) dan tentu saja The King Of Pop Michael Jackson yang diwakili oleh Adam Jackson <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-125"></span><br />
Sebelumnya Hermawan Kertajaya sempat memberikan penghargaan kepada 18 Marketing Champion dari berbagai kategori, dengan juaranya adalah Dirut Garuda Indonesia.</p>
<p>Dalam MarkPlus Conference kali ini, Hermawan Kertajaya mengawali presentasinya dengan sedikit me-review ramalan / prediksi tahun lalu saat MarkPlus Conference 2009 yang ternyata terbukti benar.</p>
<p>Pada Tahun 2010, nanti Hermawan menyatakan bahwa iklim usaha di Indonesia akan cerah. Moga-moga aja ramalannya kali ini juga akan terwujud ya.</p>
<p>Disampaikan juga bahwa jika ingin menang dalam pertandingan Bisnis Tahun depan, maka produsen harus mampu membidik 3 Segmen market Utama, yaitu : Youth, Women dan Netizer.</p>
<p>Youth (anak muda) harus dijadikan target market karena anak muda sekarang sudah mampu menjadi penentu pasar. Mereka bukan lagi generasi yang tergantung pada orang tuanya. Namun justru dalah hal pasar, saat ini orang tua yang mengikuti tren anak-anaknya. Dengan demikian jika suatu produk digemari oleh anak muda, besar kemungkinan orang tuanya juga akan mengikuti.</p>
<p>Women, adalah mahluk yang sangat Multi Peran. Mereka bisa  berperan sebagai diri sendiri, Istri, Ibu, Teman, Pekerja dan lain sebagainya. Luar biasanya berbagai peran itu dimainkan semuanya.</p>
<p>Kelebihan lain dari pasar wanita adalah, para wanita merupakan mahluk sosial yang sangat peduli pada orang lain. Saat berbelanja, mereka tidak hanya memikirkan dirinya, tapi juga memikirkan suaminya, anaknya, dan orang-orang terdekatnya.</p>
<p>Sementara para Netizer adalah pasar yang sangat cocok dibidik oleh para produsen Gadget.</p>
<p>Secara keseluruhan, acara ini bisa dikatakan Rami luar biasa. Ball Room Ritz Carlton yang besar itu banar-benar dipenuhi pengunjung sampai padat. Hermawan Kertajaya sempat meng-klaim bahwa peserta hari ini berjumlah 4500 orang. weeeeee….. duit semuat tuh pak he he…</p>
<p>Acara yang megah meriah ini dikemas cukup bagus meski multimedia nyangkut atau slide terlambat muncul menjadi pemandangan rutin sepanjang pagi sampai sore.</p>
<p>Seusai Break, acara dilanjutkan di tempat yang terpisah-pisah. Ballroom besar ini tiba-tiba di bagi menjadi 4 ruangan berbeda. Sekali lagi saya beri acungan jempol untuk banquet crew Ritz Carlton. Gileeee kerjanya cepet juga. Padahal itu settingan bener-bener di acak-acak. Hebat deh.</p>
<p>Masalahnya kemudian saya jadi bingung mau nonton yang mana. akhirnya saya putuskan untuk menyaksikan presentai NOKIA tentang fasilitas <a href="http://nokia.co.id/SUARAKANAKSIMU">http://nokia.co.id/SUARAKANAKSIMU</a>,</p>
<p>Intinya, saya asli bingung mau ikutan yang mana. Setelah coba-coba masuk di beberapa kelas, akhirnya pukul 5 sore saya putuskan untuk pulang saja. Padahal acara masih berlanjut hingga pukul 10 malam. Tapi ya sudah lah…</p>
<p>Kayaknya yang menariknya udah abis. Jadi ya pulang aja lah… Bye bye…</p>
<p>Salam Ajaib</p>
<p>karena selalu ada keajaiban setiap hari</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/michael-jackson-ramaikan-markplus-conference-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisa WordPress, Perlu gak sih ?</title>
		<link>http://thiarthea.com/bisa-wordpress-perlu-gak-sih/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/bisa-wordpress-perlu-gak-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 01:50:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[belajar wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[cara menjadi internet marketer]]></category>
		<category><![CDATA[dini shanti]]></category>
		<category><![CDATA[hypno]]></category>
		<category><![CDATA[iklan]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketer Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[kiat untuk sukses internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Untuk Menjadi Internet Marketer Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[trik internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[WordPress memang bukan satu-satunya aplikasi yang bisa dipergunakan untuk membuat BLOG. Masih banyak aplikasi lain seperti Joomla, Drupal, Serendipity, OpenBlog, B2Evolution dan masih banyak lagi. Tapi mungkin saat ini WordPress masih termasuk yang paling simple dan cepat belajarnya. Untuk urusan tampilan, WordPress dilengkapi dengan ribuan themes dan template yang tersebar di Internet dan bisa di download secara gratis. Belum lagi berbagai PlugIn yang siap mendukung berbagai kebutuhan kita juga tersedia begitu banyak dan lagi-lagi gratis. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>WordPress memang bukan satu-satunya aplikasi yang bisa dipergunakan untuk membuat BLOG. Masih banyak aplikasi lain seperti Joomla, Drupal, Serendipity, OpenBlog, B2Evolution dan masih banyak lagi. Tapi mungkin saat ini WordPress masih termasuk yang paling simple dan cepat belajarnya.</p>
<p>Untuk urusan tampilan, WordPress dilengkapi dengan ribuan themes dan template yang tersebar di Internet dan bisa di download secara gratis.</p>
<p>Belum lagi berbagai PlugIn yang siap mendukung berbagai kebutuhan kita juga tersedia begitu banyak dan lagi-lagi gratis.</p>
<p><span id="more-114"></span><br />
Saat ini WordPress tidak lagi hanya digunakan untuk sekedar membuat Blog pribadi. Banyak situs-situs serius yang dibuat berbasiskan WordPress. Mulai dari Company Profile, Iklan Baris dan bahkan situs-situs bisnis afiliasi yang dulunya harus dibuat dengan script khusus saat ini sudah bisa dibuat dengan menggunakan WordPress dengan penambahan PlugIn tertentu.</p>
<p>Kalau anda bergabung dengan <a href="http://cafebisnis.com/?reg=thiar" target="_blank"><strong>CafeBisnis</strong></a> asuhan Lutvi Aviandi anda akan mendapatkan Bonus PlugIn yang bisa merubah Blog WordPress anda menjadi Situs Bisnis Afiliasi anda sendiri secara mudah dan dalam waktu yang sangat singkat.</p>
<p>Untuk belajar WordPress juga sangat mudah. Banyak sekali judul-judul buku tentang WordPress yang beredar di toko-toko buku. Harganya juga gak mahal-mahal amat.</p>
<p>Tapi buat yang males ke toko buku, bisa cari-cari tutorialnya di Internet. Kalau masih juga males nyari-nyari di Google, saya sarankan untuk langsung download tutorial <a href="http://www.dbc-online.com/user/istana" target="_blank"><strong>WordPress karya Dini Shanti</strong></a> aja.</p>
<p>Buku dengan tebal 57 halaman A4 yang dilengkapi dengan 107 gambar screenshot ini akan memandu anda step by step dalam membangun website dengan menggunakan WordPress.</p>
<p>Berbeda dengan buku-buku lain yang sejenis, Dini Shanti dalam bukunya benar-benar membimbing anda dari 0 sampai website anda jadi dan siap ditayangkan. Dan yang lebih serunya lagi anda juga diajarkan untuk menjadikan Blog anda sebagai sumber penghasil uang. Mantap kan ?</p>
<p>Pengen buru-buru nyoba? langsung aja <a href="http://www.dbc-online.com/user/istana" target="_blank"><strong>klik disini</strong></a>.</p>
<p>Jadi, perlu gak sih belajar WordPress? Jawabannya Perlu ! apalagi lewat bukunya <a href="http://www.dbc-online.com/user/istana" target="_blank">Dini Shanti</a> he he..</p>
<p><strong><a href="http://thiarthea.com">Salam Ajaib</a></strong><br />
<em>karena selalu ada keajaiban setiap hari</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/bisa-wordpress-perlu-gak-sih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadi Haji Setiap Hari</title>
		<link>http://thiarthea.com/jadi-haji-setiap-hari/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/jadi-haji-setiap-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 15:43:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[strategi bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Kisah Nabi Ibrahim yang hampir menyembelih anaknya kembali saya dengar diceritakan Khotib saat Shalat Ied. Dan kisah ini lagi-lagi saya dengar ketika Sholat Jum’at di Masjid dekat rumah mertua saya. Sebuah kisah luar biasa yang meski berulang-ulang didengar tapi tak pernah basi. Kenapa? karena selalu saja ada makna-makna baru yang terungkap. Saat kembali kerumah di sore hari, saat istri dan anak-anak saya tertidur kelelahan saya justru termenung sendiri mengingat kembali kisah yang sehari dua kali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah Nabi Ibrahim yang hampir menyembelih anaknya kembali saya dengar diceritakan Khotib saat Shalat Ied. Dan kisah ini lagi-lagi saya dengar ketika Sholat Jum’at di Masjid dekat rumah mertua saya.</p>
<p>Sebuah kisah luar biasa yang meski berulang-ulang didengar tapi tak pernah basi. Kenapa? karena selalu saja ada makna-makna baru yang terungkap.</p>
<p>Saat kembali kerumah di sore hari, saat istri dan anak-anak saya tertidur kelelahan saya justru termenung sendiri mengingat kembali kisah yang sehari dua kali ini saya dengar.<br />
<span id="more-89"></span></p>
<p>Tiba-tiba saya teringat dengan ucapan <a href="http://esqway165.com" target="_blank"><strong>Guru</strong></a> saya tentang Haji yang begitu melekat dalam hati saya.</p>
<p>Sang Guru pernah berkata bahwa peristiwa Haji adalah cara Allah memberi pelajaran tentang hidup kepada ummat manusia. Bahwa didalam ritual Haji terkandung makna yang begitu dalam, yang jika dipahami dengan benar dapat dijadikan sebagai pedoman  menjalani berbagai aspek dalam kehidupan.</p>
<p>Rukun Haji yang dimulai dengan <em>Ihram, Wuquf, Thawaf, Sa’I, Tahalul dan Tertib</em> seringkali diterjemahkan sebagai Cikal Bakal PDCA (Plan-Do-Check-Action) oleh Sang Guru.</p>
<p>Mengenang ujar-ujaran beliau, saya ingin berbagi makna terutama pada teman-teman saya yang sedang diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk mulai membangun bisnisnya sendiri dengan peristiwa <a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut">PHK</a> besar-besaran yang baru saja mereka alami.</p>
<p>Untuk memulai sebuah bisnis, ada baiknya kita menengok sejenak pada peristiwa Haji yang baru saja diselesaikan oleh saudara-saudara kita di Arab sana. Saya tidak akan membahas tentang rukun Hajinya, namun lebih kepada peristiwanya.</p>
<p>Apa saja sih peristiwanya ?</p>
<p><strong>1. Ihram</strong><br />
Ihram adalah sebuah peristiwa dimana para jamaah Haji harus menanggalkan segala yang dimilikinya diganti dengan lembaran kain putih yang menutupi tubuh.</p>
<p>Sebelum memulai bisnis, sebaiknya kita juga meluruskan niat kita dengan selurus-lurusnya. Buang segala kemarahan akibat PHK dan persepsi-persepsi buruk lainnya.  Niatkan bahwa bisnis yang akan dibangun ini adalah sebuah bisnis yang akan bermanfaat bagi orang banyak.</p>
<p><strong>2. Wuquf</strong><br />
Rencanakan dengan matang langkah-langkah yang akan diambil. Antisipasi berbagai resiko yang mungkin akan muncul. Sambil tentunya terus berdo’a memohon Ridho Allah.</p>
<p><strong>3. Lempar Jumroh</strong><br />
Teliti kelemahan strategi yang telah kita bangun. Bandingkan dengan kompetitor. Cari perbedaan yang bisa dijadikan nilai tambah dari bisnis yang akan dibangun.</p>
<p><strong>4. Thawaf</strong><br />
Jalankan semua yang telah direncanakan dengan integritas tinggi. Fokus, jangan mudah pindah kelain hati sebelum tujuan tercapai.</p>
<p>Dalam kegiatan Thawaf sendiri ada peristiwa lain yang cukup menarik. Yaitu Hajr Aswad. Jutaan Jamaah Haji berusaha keras untuk bisa mencium Batu Istimewa tersebut. Mencium Hajr Aswad tidak wajib. Tapi tetap menjadi hal yang menarik untuk didapat sebagai Bonus Haji.</p>
<p>Jika para jamaah haji ini rela bersaing dengan jutaan jamaah lain, seharusnya dalam menjalankan bisnis, kita juga harus siap bertarung dengan para kompetitor untuk memenangkan persaingan.</p>
<p><strong>5. Sa’i</strong><br />
Terus berlari tidak perduli segala hambatan merintangi. Bekerja keras, jalankan semua strategi yang telah disusun. Insya Allah, pada akhirnya akan muncul…</p>
<p><strong>6. Air Zam Zam</strong>, sebuah lambang kesuksesan.</p>
<p>Teman-teman&#8230; jangan pernah berputus asa. Jadikan peristiwa yang tidak menyenangkan ini sebagai pemicu untuk memulai sebuah langkah penting menuju kehidupan yang lebih baik.</p>
<p>Akhirnya, Selamat Hari Raya Idul Adha.</p>
<p><a href="http://thiarthea.com"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
<em>karena selalu ada keajaiban setiap hari</em></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://thiarthea.com/jadi-haji-setiap-hari/" title="bisnis haji">bisnis haji</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/jadi-haji-setiap-hari/" title="memulai bisnis oleh-oleh haji">memulai bisnis oleh-oleh haji</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/jadi-haji-setiap-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A brand without character is nothing</title>
		<link>http://thiarthea.com/a-brand-without-character-is-nothing/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/a-brand-without-character-is-nothing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 16:55:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bloggers @ MarkPlus Conference 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Kehadiran social network seperti facebook dan twitter  sudah begitu kuat merambah dalam kehidupan kita sekarang ini. Bahkan nyaris menjadi sebuah ketergantungan. Membangun sebuah komunitas saat ini bisa dilakukan dengan sangat cepat. Bahkan banyak yang mampu mengumpulkan member komunitasnya hingga ribuan orang hanya dalam waktu yang relatif sangat singkat. Dalam tulisannya yang berjudul Brand Tidak Ada Gunanya Tanpa Karakter, Pak Hermawan Kertajaya sempat menyampaikan ramalan Andy Warhol seorang artis legendaris di tahun 1968 yang mengatakan :”Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kehadiran social network seperti facebook dan twitter  sudah begitu kuat merambah dalam kehidupan kita sekarang ini. Bahkan nyaris menjadi sebuah ketergantungan.</p>
<p>Membangun sebuah komunitas saat ini bisa dilakukan dengan sangat cepat. Bahkan banyak yang mampu mengumpulkan member komunitasnya hingga ribuan orang hanya dalam waktu yang relatif sangat singkat.</p>
<p>Dalam tulisannya yang berjudul <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/11/10/08440591/brand.tidak.ada.gunanya.tanpa.karakter." target="_blank">Brand Tidak Ada Gunanya Tanpa Karakter</a>, Pak Hermawan Kertajaya sempat menyampaikan ramalan Andy Warhol seorang artis legendaris di tahun 1968 yang mengatakan :”Di masa depan, semua orang akan menjadi terkenal dalam 15 menit”.</p>
<p><span id="more-84"></span></p>
<p>Sepertinya ramalan Andy Warhol mulai terbukti. Saat ini banyak orang yang mendadak terkenal melalui facebook hanya dalam waktu beberapa menit saja. Walaupun banyak yang langsung terlupakan beberapa hari kemudian. Gampang terkenal, gampang pula tenggelam.</p>
<p>Untuk itulah dalam tulisannya Pak Hermawan menyampaikan bahwa saat ini yang penting bukan lagi hanya Brand-Building. Tapi Character Building.</p>
<p>Agar ketenaran sebuah brand bisa bertahan, seorang marketer harus mampu membangun karakter yang baik dan manusiawi.</p>
<p>Masalahnya, bagaimana cara membangun karkater dari Brand? seakan kita harus “<em>me-manusiakan</em>” Brand tersebut.</p>
<p>Menurut Josephson Institute, ada enam dasar karakter yang baik dari seorang manusia; <em>truthfulness, respect, responsibility, fairness, care</em>, dan <em>citizenship</em><em>.</em></p>
<p>Sementara Bapak Ary Ginanjar dari ESQ Leadership Center juga pernah menyampaikan bahwa untuk menjadi manusia yang baik harus memiliki 7 Nilai yang disebut dengan 7 Budi Utama yaitu: <em>Jujur, Tanggung Jawab, Visoner, Disiplin, Kerjasama , Adil, Peduli.</em></p>
<p>Artinya sebuah Brand harus benar-benar jujur menampilkan sosoknya. Fitur dan fasilitas yang diterima pasar harus sesuai dengan dijanjikan. Harus mampu memanfaatkan teknologi sebagaimana yang dilakukan Nike+. Juga harus mempunya nilai-nilai kebersamaan yang dapat menjadi kebanggaan sebuah komunitas serta tentunya penuh dengan manfaat.</p>
<p>Bukan kerja yang mudah. Meski fasilitas Online mampu memberikan kemudahan dalam membangun sebuah karakter, namun sebaliknya jika  tidak mampu memenuhi nilai-nilai ke-manusiaan tadi, maka fasilitas onlinepun akan dengan mudah membunuh karakter yang telah dibangun dengan susah payah.</p>
<p>Akhirnya, “A brand, without character, is nothing”</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://thiarthea.com/a-brand-without-character-is-nothing/" title="brand character is">brand character is</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/a-brand-without-character-is-nothing/" title="brand is character">brand is character</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/a-brand-without-character-is-nothing/" title="spiritual branding dalam bisnis">spiritual branding dalam bisnis</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/a-brand-without-character-is-nothing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Tips Gampang Bisnis Online</title>
		<link>http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online/</link>
		<comments>http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 03:14:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata posting saya tentang PHK pada akhirnya mengundang ketertarikan sebagian orang untuk mengenal lebih jauh lagi tentang Bisnis Online. Bahkan ada seorang teman yang langsung telepon ke HP saya menyatakan siap transfer untuk salah satu produk afiliasi yang saya ikuti. Padahal, jelas-jelas dalam posting saya tersebut saya menghimbau untuk sedikitnya meluangkan waktu seminggu untuk mempelajari bisnis online ini. Well, apapun itu artinya ada rejeki buat saya. Alhamdulillah… Sebenarnya Bisnis Online itu beneran gak sih ? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ternyata posting saya tentang <a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut">PHK</a> pada akhirnya mengundang ketertarikan sebagian orang untuk mengenal lebih jauh lagi tentang Bisnis Online. Bahkan ada seorang teman yang langsung telepon ke HP saya menyatakan siap transfer untuk salah satu produk afiliasi yang saya ikuti. Padahal, jelas-jelas dalam posting saya tersebut saya menghimbau untuk sedikitnya meluangkan waktu seminggu untuk mempelajari bisnis online ini. Well, apapun itu artinya ada rejeki buat saya. Alhamdulillah… <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-79"></span></p>
<p>Sebenarnya Bisnis Online itu beneran gak sih ? yaaa bener laaah… Masalahnya memang iklan-iklan yang bertebaran tentang bisnis online ini terkadang terlalu bombastis. Banyak yang menjanjikan penghasilan jutaan rupiah setiap hari. SETIAP HARI ! edan gak tuh? Apalagi biasanya ditambah dengan Hasil Scan Buku Tabungan yang menampilkan Saldo yang bikin ngencessss…</p>
<p>So? mereka bohong ? gak juga sih. Banyak juga memang para jagoan bisnis online yang punya penghasilan gila-gilaan dan kerjaannya ya cuman di internet doank. Atau biasanya mereka menyebut diri sebagai Full Time Internet Marketer. Atau Full Time Netpreneur. ya banyak deh istilah-istilahnya.</p>
<p>Yang gak bener adalah kekayaan tersebut bisa diraih secara Instant dalam waktu yang sangat cepat dan dengan cara yang sangat mudah dan hanya membutuhkan 2 jam kerja seminggu. Kalo hidup sesantai itu yaaa sudah melanggar Sunatulloh juga donk.</p>
<p>Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Semua bisa diraih dengan kerja keras, disiplin dan terus berdo’a kepada Allah swt.</p>
<p>Yang instant itu cuma mie instant dan kopi instant. 2 produk yang selalu menemani saya setiap hari ha ha…</p>
<p>Trus, apa aja sih yang dikerjakan dalam bisnis online ?</p>
<p>Resminya sih banyak banget jenis pekerjaan yang bisa dipilih. Tapi umumnya yang populer di Indonesia dan memang paling jelas dapet duitnya adalah <a href="http://thiarthea.com/nongkrong-di-cafe-bisnis/">bisnis Afiliasi</a>. Ups ! Apaan tuh?</p>
<p><a href="http://thiarthea.com/nongkrong-di-cafe-bisnis/"><strong>Bisnis afiliasi</strong></a> adalah bisnis dimana kita menjual produk-produk orang lain lewat Internet. Kalo laku, kita dapet komisi sampai 50%. Di bisnis biasa jarang tuh ada yang mau ngasih 50%. Paling top 20% ya gak ?</p>
<p>Lantas, produknya apa aja? Sebenarnya di Luar negeri produknya sangat beragam. Mulai dari boneka, asesoris mobil, dvd dan lain sebagainya. Tapi di Indonesia saat ini yang paling banyak beredar adalah produk eBook. Mungkin karena prosesnya mudah kali ya. Tinggal download aja, trus baca deh pake Acrobat Reader. Beres. Gak perlu kirim-kirim barang.</p>
<p>Rata-rata produk eBook yang beredar di Indonesia adalah eBook-eBook tentang <a href="http://thiarthea.com/nongkrong-di-cafe-bisnis/">Bisnis Online</a>. Didalam eBook-eBook ini anda bisa mendapatkan berbagai teknik mencari uang di Internet. Bukan hanya Afiliasi saja, tapi semua peluang dibahas didalam eBook-eBook tersebut. Lengkap dengan trik-trik andalan agar bisnis cepat lancar.</p>
<p>Bisnis Afiliasi memang relatif mudah dan cepat mendatangkan uang. Tugas anda hanya mempromosikan produk tersebut. Promosi lewat mana? ya lewat Internet lah.</p>
<p>Jika anda punya Blog, promosikan lewat Blog anda. Jika gak punya Blog? tetep bisa jualan. Saat ini banyak fasilitas iklan baris gratisan di Internet. Salah satunya adalah <a href="http://spyonad.com" target="_blank"><strong>SpyOnAd.com</strong></a> yang bisa kirim iklan ke ratusan website sekali klik. Gampang kan ?</p>
<p>Atau kalau mau lebih cepat, ya pasang iklan yang bayar. Bisa pasang di Facebook, Google Adsense, atau di situs-situs iklan berbayar Indonesia yang sudah mulai banyak seperti <a href="http://kumpulblogger.com" target="_blank">kumpulblogger.com</a>, <a href="http://kliksaya.com" target="_blank">kliksaya.com</a>, <a href="http://ppcindo.com" target="_blank">ppcindo.com</a> dan masih banyak lagi.</p>
<p>Bener segampang itu? iya bener. Tapi jangan lupa, yang namanya bisnis pasti ada saingannya. Apalagi bisnis yang gampang, pasti saingannya buaaaanyaaaak bangeeeet.</p>
<p>Jadi gimana donk? ya gak gimana-gimana. Apapun bisnisnya harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Soal trik itu masalah jam terbang. Semakin mahir tentunya semakin lancar.</p>
<p>Nah, supaya gak bingung untuk memulai saya coba berbagi 7 Tips :</p>
<p><strong>1. Be Positive</strong><br />
Ini andalan utama. Apapun yang kita kerjakan, harus terus berpikir positif.</p>
<p><strong>2. Fokus</strong><br />
Jangan mudah berpindah ke lain hati. Nanti buang-buang duit percuma. Jalankan bisnis yang dipilih dengan sungguh-sungguh, nanti kalau sudah lancar dan stabil, baru deh kembangkan bisnis ke produk atau jenis lainnya.</p>
<p><strong>3. Atur Jadwal kerja</strong><br />
Menjalankan Bisnis Online memang mudah dan bisa dikerjakan di rumah saja. Tapi resikonya justru karena gak punya kantor dan gak punya jam kerja yang jelas, sering kali malah jadi ngawur kerjanya.</p>
<p>Supaya tetap on the track, sebaiknya buatlah jadwal kerja yang sistematis. Contoh jadwal kerja saya seperti ini :</p>
<p>05:30 – 06:30 : Olah Raga main sepeda<br />
06:30 – 07:00 : Istirahat<br />
07:00 – 07:30 : Mandi, Sarapan<br />
07:30 – 08:00 : Kirim iklan lewat SpyOnAd.com<br />
08:00 – 09:30 : Blog Walking<br />
09:30 – 17:00 : berangkat ke K&amp;S, kerja rutin deh<br />
19:00 – 21:00 : Main sama Naila anak perempuanku yg lucu<br />
21:00 – 23:00 : Lanjutin kerja, atau kalo lagi kosong iseng nulis BLOG</p>
<p>Khusus Sabtu dan Minggu, Full untuk keluarga. Gak Bisnis <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nah, buat yang mau Full Time bagian kerja rutin bisa diganti dengan kegiatan lain.</p>
<p>Saya sendiri hanya menjalankan persis banget kayak diatas sebanyak 2 kali seminggu. Seperti saya sampaikan sebelumnya, <a href="http://thiarthea.com/nongkrong-di-cafe-bisnis/">Bisnis Online</a> hanya saya jalankan secara sambilan. Apalagi kalo pas lagi banyak event. Bisa2 Bisnis Online cuma dikerjakan sekali seminggu. Itupun hasilnya sudah lumayan.</p>
<p><strong>4. Disiplin</strong><br />
Sudah bikin jadwal, harus dijalankan. Dengan disiplin yang keras, sukses pasti dapat diraih</p>
<p><strong>5. Sabar</strong><br />
Yang namanya Bisnis perlu proses. Gak ada yang Instant. Jangan buru-buru menyerah. Teruskan dengan konsisten apa yang sudah direncanakan.</p>
<p><strong>6. Beriklan secara teratur</strong><br />
SpyOnAd memang solusi gratis beriklan. Tapi berdasarkan pengalaman, iklan berbayar jauh lebih efektif. Anggarkan 100rb sampai 200rb perbulan untuk beriklan di iklan-iklan PPC seperti KumpulBlogger.com, KlikSaya.com, PPCIndo.com dll</p>
<p>Kalau penghasilan sudah meningkat, tingkatkan lagi anggaran iklan anda.</p>
<p><strong>7. Ber-Do’a dan Bersedekah</strong><br />
Rejeki hanya datang dari Allah. Mintalah kepadaNya. Kemudian wujudkan rasa Syukur dengan cara berbagi dengan sesama melalui sedakah. Insya ALlah berkah. Amiiin.</p>
<p><a href="http://thiarthea.com"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
<em>karena selalu ada keajaiban setiap hari</em></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online/" title="ebook tips cepat sukses">ebook tips cepat sukses</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online/" title="afiliasi populer di indonesia">afiliasi populer di indonesia</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online/" title="bisnis online bener gak sih">bisnis online bener gak sih</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online/" title="kalo kerja online itu beneran gak sih ?">kalo kerja online itu beneran gak sih ?</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online/" title="kerja online beneran gak sih">kerja online beneran gak sih</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online/" title="Share bisnis on line itu bener gak sih?">Share bisnis on line itu bener gak sih?</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online/" title="Supaya bisnis cepat lancar">Supaya bisnis cepat lancar</a></li><li><a href="http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online/" title="tips gampang sukses">tips gampang sukses</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

