11
2009
6 Langkah merubah Hobby jadi rejeki
ShareMenyambung posting saya sebelumnya yang berjudul “Hobby Bisa Jadi Rejeki“, setelah kembali ke Jakarta saya coba merenungkan hasil obrolan saya dengan pemilik Cafe di Bandung tersebut.
Saya coba merangkum dan menyimpulkan apa yang mereka kerjakan hingga mampu merubah Hobby mereka menjadi rejeki yang tidak bisa dibilang sedikit.
Kira-kira ada 6 langkah yang mereka kerjakan, antara lain :
1. Fokus pada apa yang diinginkan
Benar-benar fokus dan tau apa yang diinginkan. Bahasa iklannya “Ku Tahu Yang Kumau“. Lalu pilih Hobby yang benar-benar disukai, cari tahu, pelajari dan temukan cara merubah Hobby itu menjadi rejeki. Jangan memilih Hobby yang sederhana. Bermimpi jangan tanggung-tanggung. Toh mimpi itu gratis. Hanya fokus pada apa yang diinginkan. Urusan pendapatan jadi urusan kedua. Misalnya, keinginannya adalah “memiliki Cafe yang terbaik di Bandung”. Maka fokuslah pada bagaimana mewujudkan sebuah Cafe yang terbaik di Bandung. Insya Allah jika Cafenya yang terbaik, tentunya rejeki akan mengalir dengan sendirinya.
Jangan lupa lakukan dengan senang hati. Pokoknya Fun deh…
2. Kreatif
Jika sudah memilih Hobby yang akan dirubah menjadi rejeki, tapi tidak tahu bagaimana caranya, mulailah berpikir “Out Of Box”. Cari kelebihan-kelebihan yang kita miliki yang sedikit orang memilikinya. Cari apa yang orang lain belum lakukan. Di Bandung saya banyak melihat anak-anak muda yang berpikir Out Of The Box. Contohnya ketika ramai orang membuka Factory Outlet, tiba-tiba ada anak Bandung yang bikin Outlet di dalam Bus berjalan. Edan…!
3. Sabar, jangan pengen buru-buru kaya
Di dunia ini jarang ada yang Instant kecuali “Mie”. Jadi lakukan saja prosesnya dengan tekun, disiplin, dan senang hati.
4. Pasar ada di sekitarmu
Bingung cari pelanggan? jangan bingung. Jadkan orang-orang terdekat sebagai pelanggan utama. Siapa? Ayah, ibu, adik, kakak, tante, paman, pacar, teman dekat, dsb, dsb.
Percayalah, mereka bisa menjadi marketing gratisan jika mereka suka dengan produk kita.
5. Berlatih-berlatih-berlatih
Tingkatkan kemampuan dengan terus berlatih, terus belajar, terus cari informasi. Pengetahuan berkembang, jaman berkembang. Jangan sampai ketinggalan jaman.
6. Cari Testimoni
Kalau pelanggan suka, minta mereka membuat testimoni. Hal ini sudah dilakukan oara pedagang Minang sejak puluhan tahun lalu. Ingat dengan jargon “Jika anda puas, beritahu teman. Jika anda kecewa, beritahu kami” ? Itu namanya ngumpulin Testimoni.
Nah, begitu kira-kira rahasia Sukses yang saya simpulkan berdasarkan pengalaman teman saya pemilik Cafe di Bandung.
Semoga bermanfaat…
Salam Ajaib
karena selalu ada keajaiban setiap hari
Incoming search terms:
- hobby jadi bisnis
- hobi jadi rejeki
- langkah mengubah hobi menjadi bisnis
- menjadikan hobbi jadi bisnis
- mengubah hobby jadi usaha
- cara mengubah hobi menjadi usaha
- dari hobi menjadi rejeki
- cara mengubah rejeki
- cara mengubah hoby menjadi bisnis
- merubah hobby menjadi rezeki

An article by Thiar












Di dunia ini jarang ada yang Instant kecuali “Mie”.. sekarang ada juga kopi instan mas…. he….
nice post… kunjungan balik mas… salam kenal, sukses selalu buat anda…
@Wahyudi: Yup, Kopi dan Mie memang teman setia ha ha… Terima kasih kunjungannya mas
Di tambah lagi 1 thiar..
Berdoa.hehehe
O iya, salam kenal ya?
Semoga sukses dengan bisnisnya, dan terima kasih atas informasinya. Salam kenal
oke sob…infona
http://nagapasha.blogspot.com
terima ksh sdh berkomentar di http://gilangardya.blogspot.com
setuju..
untuk mendapatkan sesuatu mesti ada usaha
bener tenen………….heheheheh
Betul banget nih, baiknya memang usaha dilakukan dari sesuatu yang memang kita sukai baru kemudian kita mengasah kemampuan berbarengan dengan perjalanan bisnis/usaha itu sendiri
Memang betul apa yang dikatakan Kang Thiar, kalo udah suka, rezeki gak kemana.
tapi saya gak bisa fokus, kalo liat depan rumah,
rumput tetangga lebih terawat dari pada teras depan rumah.
Jadi sekarang fokus dimana Kang…
Itu mah biasa, rumput tetangga selalu ‘terlihat’ lebih indah. Sekarang fokus pada teras rumah sendiri aja. Coba deh diliat-liat. Insya Allah banyak tuh keindahan di teras rumah sendiri. Dan temukan keajaibannya he he
artikelnya keren-keren.. untuk yang hobby jadi rejeki ini, paling berkesan di “yang instan di dunia ini hanyalah mie”.. mantap.. keep posting, i will come back tommorrow..
hehe…
klo uda jadi rejeki, jadi tambah hobby tuh,
Mantap postingnya bro….
tentukan tujuan dan berjuang untuk mencapai tujuan itu …
Selalu keinginan yang instan menggoda, bisnis dari hobby biasanya agak lambat berkembang karena pemikirannya menyalurkan hobby. Mungkin belajar dengan yg pengalaman dan ikut kursus bisnis serta mengikuti langkah diatas paling tidak dapat ilmunya selain suksesnya.